Sukses

Chris Evans Tak Sengaja Unggah Foto Mr P, Mark Ruffalo Bilang Tak Usah Malu

Liputan6.com, Los Angeles - Bintang Marvel mulai buka suara soal insiden foto Mr P yang sempat diunggah Chris Evans. Yang pertama melakukannya adalah Mark Ruffalo.

Lewat akun Twitter miliknya, pemeran Hulk tersebut meminta Chris Evans tak usah malu dengan insiden yang terjadi pada Minggu (13/9/2020) dini hari waktu Indonesia.

Ia me-mention akun Twitter pribadi milik Chris Evans. Tak cuma itu, ia juga menyebut-nyebut nama Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

2 dari 5 halaman

Donald Trump

"Bro, sementara Trump ada di kantor (pemerintahan) TAK ADA yang bisa kau lakukan untuk mempermalukan diri sendiri. Lihat...ini hikmahnya," cuit Mark Ruffalo.

3 dari 5 halaman

Respons Warganet

Cuitan Mark Ruffalo ini mendapat dukungan dari banyak warganet. Namun tetap saja ada yang memberikan komentar yang berkaitan dengan foto unggahan Chris Evans.

"Dari apa yang kudengar, dia tak perlu malu," tutur seorang warganet.

"Trump membuatku meragukan masa depan, Chris hanya membuatku ragu dengan seksualitasku," kata warganet yang lain.

"Aku sesungguhnya merasa sedih untuk Chris.. Selain itu kalau ini terjadi pada perempuan ia akan dicap j***ng, sementara kalian semua memujinya karena dia memiliki (alat vital) yang besar," sahut yang lainnya.

 

4 dari 5 halaman

Thumbnail Foto Mr P

Seperti diberitakan sebelumnya, Chris Evans membagikan rekaman layar yang memperlihatkan keluarganya memainkan permainan Heads Up ke Instagram Stories miliknya.

Setelah video ini berakhir, muncul koleksi foto dan video dalam galeri ponsel Chris Evans. Salah satu yang terlihat di koleksi ini, adalah thumbnail foto Mr P.

Tak lama setelah dibagikan, unggahan ini langsung dihapus. Hanya saja jemari warganet lebih cepat dalam menyimpan dan membagikan kembali video ini. 

5 dari 5 halaman

Masih Tutup Mulut

 

Hanya saja, tidak diketahui apakah yang ada di foto tersebut merupakan bagian pribadi sang aktor atau tidak. Saat artikel ini ditulis, pihak Chris Evans juga belum mengeluarkan pernyataan soal insiden ini.