Sinopsis Miniseri SCTV Magic in Love: Ken Yakin Cathy Nangis Karena Jo, Episode Jumat 11 September 2020

SCTV menayangkan Magic in Love setiap sore.

Diterbitkan 11 September 2020, 10:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Makin seru ikuti Magic in Love...

Emosi

Viola heran kenapa Jo melakukan semua itu buat dirinya, apalagi ketika Jo memberikan gelang emas putih berbentuk love. Jo lalu bersiap smenyatakan perasaan cintanya pada Viola. Tapi sebelum kata-kata itu terucap, Cathy lebih dulu muncul. Cathy terus terang dan mengungkapkan perasaan cintanya pada Jo. Viola dan Jo sama sama kaget. Dari awal ketemu, Cathy sudah cinta sama Jo, tapi ternyata Jo sukanya sama Viola. Cathy kecewa karena Jo lebih memilih sahabatnya dibanding dia.

Cathy lari sambil menangis. Perasaanya campur aduk. Viola yang mengejar, berhasil menghentikan Cathy. Viola berusaha menjelaskan kalau ini salah paham. Dia tidak tahu Cathy ternyata suka sama Jo. Viola minta maaf, tapi Cathy tetap marah. Dia yakin Jo akan marah karena dia telah menggangguacara romantisnya bersama Viola. Saking marahnya, Cathy minta mereka berhenti bersahabat. Jo ternyata melihat Ken. Dia langsung menghampiri Ken dengan emosi.

Yakin

Jo yakin, Ken yang telah merencanakan semua ini. Tapi Ken bilang, dia hanya mengantarkan Cathy saja. Ken justru menyalahkan Jo yang kasih harapan sama Cathy. Jo yang gusar tarik kerah baju Ken. Jo menyentuh light stick-nya. Keduanya langsung menghilang. Bibo dan Bobi yang melihat tuan mereka menghilang langsung panik. Mereka ikutan menghilang mengejar Ken dan Jo.

Di sebuah tempat, Jo dan Ken muncul lagi. Mereka lalu berkelahi dengan sengit dan sesekali menggunakan Light Stick masing masing. Kekuatan yang keluar hampir saling melukai satu sama lain. Keduanya seimbang. Sama sama kuat. Bobi dan Bibo muncul. Mereka berusaha memisahkan, tapi tidak berhasil.

Menyusul

Hingga pada akhirnya Jo berhasil bikin Ken terkapar. Saking marahnya, Jo hendak membunuh Ken dengan light stick-nya. Tapi sebelum itu terjadi, Bobi dan Bibo berhasil mencegahnya. Mereka mengingatkan Jo dan Ken adalah saudara sekandung.

Seolah baru saja tersadar, Jo tertegun sejenak lalu menurunkan tangannya. Jo mencoba bernafas dengan tenang. Lalu menghilang. Bobi dan Bibo menghela nafas lega. Bobi buru-buru memapah Ken yang terluka, sementara Bibo menyusul Jo.

Gusar

Viola pulang ke rumah dengan mata sembab sehabis menangis. Vera bingung. Dia coba tanya, tapi Viola tidak mau jawab. Dia hanya bilang kelilipan. Vera curiga dan gusar, tapi dia tidak mau tanya lebih jauh lagi. Di dalam kamar, Viola coba menelepon Cathy, tapi tidak diangkat. Dia sedih, dia tidak mau persahabatannya dengan Cathy hancur.

Ken nampak sudah lebih tenang. Dia masih shock karena tadi Jo sangat marah pada dirinya dan hampir saja dibunuh. Padahal biasanya tidak seperti itu. Ken bingung, Jo marah karena gagal mendapatkan Masterbook lewat Viola, atau karena Jo gagal menyatakan cintanya pada Viola.

Master Book

Bobi mengingatkan Ken untuk fokus mengejar masterbook. Karena tujuan Ken datang ke alam manusia adalah untuk mendapatkan master book. Di sisi lain, Jo juga kecewa pada dirinya sendiri. Karena emosi, dia hampir saja melenyapkan nyawa adiknya sendiri.

Bibo menenangkan Jo, dia yakin Ken melakukan cara licik itu supaya berhasil mendapatkan masterbook dari Viola.  Jo sudah tidak peduli dengan itu, dia sendiri bingung melakukan itu demi Master Book atau cinta Viola? Dia merasa, amarahnya karena gagal menyatakan perasaan cintanya pada Viola.

 

Keceplosan

Bella kaget lihat Ken pulang dalam keadaan terluka. Awalnya Ken bilang kalau dia jatuh dari motor. Tapi Bobi keceplosan bilang bahwa Ken berantem sama Jo. Bella makin kaget, apalagi Ken hampir saja dicelakai parah oleh Jo. Ken mencoba menenangkan Bella bahwa Jo melakukan karena emosi, jadi tidak usah diperpanjang.

Ternyata Bella menemui Jo. Dia sangat marah dengan perlakuan Jo pada Ken. Jo minta maaf. Dia sama sekali tidak berniat menyakiti Ken. Dia terlalu emosi sehingga hampir saja mencelakakan Ken. Bella memarahi Jo sehingga bikin Jo cemburu. Apalagi dia sama-sama anak Bella tapi kenapa Ken saja yang selalu dibelain Bella. Jo kecewa pada Bella.

Braga yang melihat keributan itu belain Jo, dia bilang sebagai seorang Ibu, harusnya Bella bisa lebih bijak. Tapi Bella tidak terima dan menganggap Braga memperkeruh suasana. Melihat kedua orang tuanya bertengkar, Jo memisahkan mereka .Lalu pergi karena sangat kecewa. Perasaannya campur aduk. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi seolah-olah mau menanbrakkan mobilnya sendiri, ternyata tidak jadi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan