Liputan6.com, Jakarta - Putra Chintami Atmanegara, Dio Alif Utama, diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita bernama Deanni Ivanda. Diduga, Alif memukul Deanni hingga pelipisnya dijahit.
Bahkan, Deanni sudah melaporkan putra Chintami Atmanegara tersebut ke Polres Jakarta Selatan pada Selasa (8/9/2020). Dikatakan pengacaranya, Fadel, peristiwa tersebut terjadi pada 31 Juli 2020 lalu.
Akhirnya, Chintami Atmanegara yang didampingi kuasa hukumnya, Yasmin Soerahman, buka suara terkait kasus putranya tersebut. Ia menceritakan sosok Deanni Ivanda.
Â
Tak Memiliki Tempat Tinggal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1065433/original/015560300_1448362066-20151123-Cintami-FFI-Banten3.jpg)
Menurut Chintami Atmanegara, ia menerima Deanni tinggal di rumahnya karena belas kasihan. Perempuan tersebut tak memiliki tempat tinggal. Sementara, ibunya berada di Bali.
"Jadi sebenaranya saya sama Alif ingin menolong. Namanya sekarang lagi keadaan seperti ini, semua orang lagi susah kena PHK, semua orang cari pekerjaan," ungkap Chintami Atmanegara, di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2020).
"Jadi kalau mau seada-adanya di rumah saya ya sudah, saya lihat niat baik dari Alif nolongin kawannya. Tapi yang ditolong ini enggak pandai membawa diri," lanjutnya.
Tak Pernah Pamit
![[Bintang] Chintami Atmanegara](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/hD_tV8icNViNHhtKSVGCwhA8kPY=/640x360/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1437970/original/081000700_1481891915-Cintami_Atmanegara__4_.jpg)
Chintami Atmanegara juga menilai Deanni adalah anak yang kurang sopan, bahkan Deanni tidak pernah pamit jika pergi hingga sering pulang pagi. Chintami Atmanegara juga menyebut sudah memberinya pekerjaan sebagai admin di butik miliknya namun perempuan yang biasa disapa Dea ini sering lalai karena tak bisa bangun pagi.
"Ya sudah saya bilang, 'Kalau memang mau jadi admin tapi harus bisa bangun pagi, jadi gaya hidup kamu itu harus kamu ubah'. Karena menjadi admin itu jam 8 pagi harus standby. 'Ya oke deh oke', gitu," tuturnya.Â
Ia menambahkan, "Akhirnya sempet sekali dua kali jadi admin, hanya dua kali kalau nggak salah, hanya dua minggu berturut-turut, setiap hari minggu kan saya live. Tapi saya lihat setelah itu kok malah jadi hidupnya malah jadi semakin nggak karuan gitu. Pergi nggak bilang, pulang pagi," cerita mantan istri Oddie Agam ini.
Ingin Membimbing
Selain itu, Chintami Atmanegara tak pernah bisa berkomunikasi dengan baik bersama teman Alif itu. Padahal sebagai orangtua, ia berniat membimbingnya ke arah yang baik.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)