Sukses

Maia Estianty Berduka, Tantenya Meninggal Akibat Corona Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Wabah Corona Covid-19 di Tanah Air belum reda. Hingga artikel ini disusun, jumlah kasus infeksi Corona Covid-19 di Indonesia mencapai 25 ribu dengan korban meninggal lebih dari 1.500. Salah satu korban meninggal itu ternyata dari keluarga Maia Estianty.

Maia Estianty mengumumkan kabar duka ini lewat akun Twitter-nya yang diikuti lebih dari 1,9 juta orang, pada Sabtu (30/5/2020) kemarin.

Maia Estianty mencuit bahwa tantenya meninggal dunia akibat infeksi Corona Covid-19. Ibunda Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani tak mengungkap identitas tantenya.

2 dari 5 halaman

Al Fatihah Untuk Tanteku

Namun ia mengirim pesan serius terkait bahaya wabah Corona Covid-19 kepada masyarakat Indonesia. “Hari ini tanteku meninggal karena Covid di Surabaya. Masih pada bandelkah atau menganggap remeh covid 19?” cuit penulis lagu “Aku Baik-baik Saja” dan “Aku Pasti Kembali.”

Maia Estianty meminta masyarakat lebih hati-hati dan menjaga keluarga masing-masing. “Hati-hati sebelum keluarga kita, Anda, satu-satu dipanggil Allah karena Covid. Al Fatihah untuk tanteku tersayang,” sambung Nyonya Irwan Mussry.

3 dari 5 halaman

Semoga Kita Patuh

Pada cuitan berikutnya, Maia Estianty mengimbau masyarakat untuk mematuhi kebijakan pemerintah terkait social dan physical distancing hingga gerakan di rumah saja.

Semoga kita semua tetap mematuhi anjuran pemerintah, berdisiplin diri dengan jaga jarak 1 meter, pakai masker kalau keluar rumah, cuci tangan pakai sabun 20 detik, dan istirahat yang cukup,” cetus musisi kelahiran Surabaya, 27 Januari 1976.

 

4 dari 5 halaman

Semoga Selalu Selamat

Harapan lain yang disematkan Maia Estianty sepeninggal tantenya, masyarakat Indonesia selamat dari wabah Corona Covid-19 yang terus meluas. “Jangan berdesakan dengan orang-orang lain. Semoga semua selalu selamat. Amin,” pungkas juri Indonesian Idol ini.

Hingga artikel ini disusun, cuitan Maia Estianty direspons ratusan warganet. Lebih dari 2.200 orang mengirim tanda hati. Beberapa dari mereka berbagi cerita soal bagaimana Covid-19 merenggut orang-orang terkasih dan perjuangan mengindari wabah.

5 dari 5 halaman

Kisah Haru Korban Lainnya

Kemarin saudara saya di surabaya juga meninggal karena Covid, istrinya juga positif dan belum dikabari kalau suaminya sudah meninggal. Turut berduka Bunmai. Allohummaghfirlaha warhamha wa'afiha wa'fuanha,” cetus pemilik akun @intan0846.

BundaMay, sumpah Bun, aku enggak bandel karena aku sadar diri aku ada sakit bawaan,” cetus akun @pie_chan_01. Ia menambahkan, “Jadi aku lebih memilih jadi warga yang baik hati sayang nyawa sendiri. Untuk itu aku tetap stay at home, work from home. Itu pilihan terbaik.”