6 Potret RAN dan Hindia di Lokasi Syuting Video Klip Si Lemah, Keren Berkonsep Monokrom

Ada beberapa catatan menarik dari lokasi syuting video klip "Si Lemah" yang dilantun RAN dan HIndia. Apa saja?

Diterbitkan 22 Mei 2020, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. Hitam Putih Penuh Arti

Lebih lanjut, Nino membeberkan makna konsep hitam putih video klip “Si Lemah.” Vokalis kelahiran Jakarta, 21 November 1987, ini menjelaskan, “Berbagai metafora sisi lemah kami di dalam klip tersebut bukti kami bukan hanya ingar bingar, tapi rangkaian jatuh bangun yang tak terhitung jumlahnya.”

Lewat “Si Lemah” RAN mengajak pendengar berdamai dan menemukan diri mereka kembali. Dengan kata lain, lewat “Si Lemah,” RAN menyuarakan self-acceptance atau penerimaan diri.

5. Ajakan Jadi Diri Sendiri

Senada dengan Nino, Rayi Putra membahas self-acceptance yang tersirat dalam “Si Lemah.” Menurutnya, penerimaan diri bukan hal mudah. Patut disadari bahwa apa yang kurang dalam diri seseorang mungkin saja tampak indah di mata orang lain.

“Akan selalu ada tempat di mana keunikan kita dapat diterima. Semoga semua yang mendengar lagu ini terpanggil menemukan jati dirinya dan kembali menjadi diri sendiri. Mengakui kelemahan itu sama dengan kuat,” Rayi menukas.

6. Sineas Sakti Marendra

Ada nama Sakti Marendra di balik pembuatan video klip “Si Lemah.” Nino menyebut, Sakti Marendra punya tempat tersendiri di hatinya. Sakti bisa membuat Nino yang kurang nyaman di depan kamera ini merasa tenang selama syuting.

Ini bukan kali pertama Sakti Marendra berkolaborasi dengan RAN. Sebelumnya, ia dan Angga Dwimas Sasongko menangani RAN di video klip “Ratu Lebah” yang dirilis pada 2009.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan