6 Fakta Bloodshot yang Dibintangi Vin Diesel, dari Target Rp 140 Miliar hingga Ancaman Virus Corona

Bloodshot tayang di jaringan bioskop Tanah Air mulai Rabu (11/3/2020). Film ini dibintangi Vin Diesel.

Diterbitkan 11 Maret 2020, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Bloodshot tayang di jaringan bioskop Tanah Air mulai Rabu (11/3/2020). Film ini dibintangi Vin Diesel, Eiza González, Sam Heughan, hingga Guy Pearce. Bloodshot mengisahkan Ray Garrison yang mengemban misi mengambil plutonium di Mombasa lalu membawanya ke AS. Misi berhasil.

Ray Garrison yang dijuluki Bloodshot pulang ke AS, bertemu istrinya, Gina DeCarlo (Talulah Riley). Saat bulan madu ke Italia, Martin Axe (Toby Kebbell) dan anak buahnya menyatroni penginapan Ray-Gina. Keduanya dibunuh.

 

Vin Diesel menyebut Bloodshot bergenre drama superhero. Ia bangga terlibat dalam proyek ini. Penasaran dengan Bloodshot? Sebelum ke bioskop, simak dulu 6 fakta seputar Bloodshot yang kami kumpulkan dari berbagai sumber.

1. Installment Pertama

Bloodshot dibuat berdasarkan karakter komik Valiant. Film ini diharapkan menjadi installment pertama yang membentuk jagat sinema Komik Valiant.

Dikerjakan oleh sineas debutan David S. F. Wilson, naskah Bloodshot ditangani Jeff Wadlow dan Eric Heisserer. Proyek layar lebar ini dieksekusi dengan biaya produksi 45 juta dolar AS atau sekitar 630 miliar rupiah.

2. Selamat Tinggal Jared Leto

Proyek layar lebar Bloodshot sebenarnya digagas sejak 2012. Juli 2017, Jared Leto dilirik sebagai pemeran utama. Tahun berikutnya, terkuak kabar bahwa aktor peraih Oscar itu batal tampil. Perannya digantikan Vin Diesel.

Bergabungnya Vin Diesel dikonfirmasi pihak studio pada Maret 2018. Syuting film Bloodshot dimulai pada Agustus 2018 dan berakhir pada Oktober 2018. Lokasinya dari Afrika Selatan, Republik Ceko, dan Hongaria.

3. Batalnya Jagat Sinema Komik Valliant

Bloodshot didistribusikan ke seluruh dunia oleh Sony Pictures. Pihak Sony mengabarkan, akan ada 4 film dari jagat sinema Komik Valliant yakni sekuel, dua film berbasis komik berseri dari Harbinger, dan film klimaks peperangan Harbinger. Bloodshot sebagai pembuka jalan diharapkan mampu mengeruk pendapatan sesuai target.

Rencana berubah ketika pada September 2019, Paramount Pictures mengumumkan merekalah yang memegang hak pendistribusian film-film Harbinger. Dengan begitu, jagat sinema komik Valliant kemungkinan batal.

4. Target Rp 140 Miliar

Perilisan Bloodshot di Indonesia dua hari lebih awal ketimbang Amerika Serikat dan Kanada (kawasan Amerika Utara). Di AS dan Kanada, Bloodshot baru dirilis pada 13 Maret 2020.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Bloodshot tayang berbareng dengan The Hunt yang dibintangi Hilary Swank dan I Still Believe (Britt Robertson). Tayang di 2.500 bioskop, Bloodshot diharapkan mengeruk pendapatan 10 juta atau 140 miliar rupiah pada akhir pekan pertama penayangan.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan