Sukses

Al Pacino dan 6 Peraih Piala Oscar ini Pernah Digelari Aktor Terburuk

Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak catatan menarik dari pengumuman nomine Oscars 2020 yang digelar di The Academy’s Samuel Goldwyn Theater, Beverly Hills, Amerika Serikat pada 13 Januari 2020. Salah satunya, munculnya nama Al Pacino sebagai nomine Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam The Irishman.

Sebenarnya, munculnya Al Pacino dalam bursa Oscars 2020 tak mengejutkan, mengingat sang aktor telah dinominasikan di Golden Globes, SAG Awards, dan BAFTA. Patut diingat, Al Pacino kali terakhir menjadi nomine Pemeran Utama Pria Terbaik Oscars pada 1993 lewat Scent of the Woman dan menang.

Di tahun yang sama, ia juga nomine Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam Glengarry Glen Ross. Sejak itu, Al Pacino tak lagi diperbincangkan di level festival.

Yang tak kalah menarik, rekam jejak Al Pacino di kancah penghargaan film. Selain menang Piala Oscar, Al Pacino ternyata pernah meraih Razzie Award Pemeran Pendukung Pria Terburuk lewat film Jack N Jill. Razzie Awards adalah ajang penghargaan untuk film-film terburuk. Al Pacino tak sendiri. Jelang Oscars 2020, kami memilih 6 aktor peraih Oscar yang pernah digelari pemeran terburuk. Simaklah.

2 dari 7 halaman

1. Ben Affleck

Aktor ganteng ini menjadi bulan-bulanan Razzie Awards. Ia 11 kali nomine dan “menang” 4 kali. Takdir Ben Affleck tampaknya bukan di depan melainkan belakang layar. Berkali-kali di belakang layar, karyanya malah diakui Oscars. Dimulai dengan menulis naskah Good Will Hunting bersama Matt Damon, duo ganteng ini diganjar Piala Oscar Skenario Asli Terbaik. Puncaknya, pada 2013, saat karyanya yang bertajuk Argo menjadi film terbaik Oscars.

Jangan lupa, Ben Affleck mengantar Jeremy Renner meraih nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik (The Town) dan Amy Ryan jadi nomine Pemeran Pendukung Wanita Terbaik (Gone Baby Gone).

3 dari 7 halaman

2. Brad Pitt

Ganteng doang. Begitu sebagian orang menuding Brad Pitt. Musibah menimpa Brad Pitt pada 1995 saat ia dinobatkan sebagai Pasangan Terburuk Layar Lebar gara-gara film Interview with the Vampire: The Vampire Chronicles. Di film itu, ia dipasangkan dengan Tom Cruise. Setahun kemudian, Brad Pitt menebus aib dengan menjadi nomine Oscars Pemeran Pendukung Pria Terbaik di 12 Monkeys.

Brad Pitt meraih Piala Oscar pertamanya saat menjadi produser film 12 Years A Slave. Kenapa kami bilang Piala Oscar pertama? Karena kami memprediksi, tahun ini Brad Pitt akan diganjar Oscar Pemeran Pendukung Pria Terbaik lewat Once Upon A Time… In Hollywood.

4 dari 7 halaman

3. Eddie Redmayne

Bersaing ketat dengan Michael Keaton yang tampil gemilang di film Birdman, Eddie Redmayne membawa pulang Piala Oscar pada 2015. Eddie yang tampil meyakinkan dalam The Theory of Everything dipercaya sebagai tunas baru perfilman dunia.

Apalagi, setahun kemudian ia tampil keren dalam The Danish Girl. Keterlibatannya dalam Jupiter Ascending bukan pilihan tepat. Tampil sok dramatis tapi malah terlihat konyol, Eddie diganjar Pemeran Pendukung Terburuk oleh Razzie Awards pada 2016.

5 dari 7 halaman

4. Kevin Costner

Ini dia aktor ganteng idola generasi 1990-an. Lawan main Whitney Houston dalam The Bodyguard ini meraih 2 Piala Oscar kategori Sutradara dan Film Terbaik lewat Dances with Wolves. Setahun kemudian, bencana menghampiri kariernya.

Lewat film popular Robin Hood: Prince of Thieves, Kevin Costner dinobatkan sebagai aktor terburuk. Seolah tak cukup menang sekali, Kevin Costner kembali “menang” Razzie Award lewat Wyatt Earp dan The Postman. Hingga artikel ini disusun, ia masuk bursa Razzie Awards sebanyak 16 kali.

6 dari 7 halaman

5. Marlon Brando

Siapa sangka aktor legendaris Marlon Brando pernah terpeleset saat memilih peran. Dua kali menang Oscar lewat On The Waterfront dan The Godfather, Marlon Brando ketiban sial pada 1997. Ia “menang” Razzie Award kategori Pemeran Pendukung Pria Terburuk setelah gagal menghidupkan tokoh Doktor Moreau dalam The Island of Dr. Moreau.

Padahal, saingan Marlon Brando kala itu berat-berat, yakni Quentin Tarantino (From Dusk Till Dawn), Val Kilmer (The Island of Dr. Moreau), Burt Reynolds (Striptease), dan Steven Seagal (Executive Decision).

7 dari 7 halaman

6. Mel Gibson

Kasus Mel Gibson ini mirip Kevin Costner dan kemudian diikuti Ben Affleck. Mel Gibson menang 2 Piala Oscar kategori Sutradara dan Film Terbaik lewat Braveheart pada 1996. Ia dinominasikan lagi sebagai Sutradara Terbaik lewat film Hacksaw Ridge.

Namun saat tampil di depan layar, performa Mel Gibson ambyar. Dinominasikan sebagai Pemeran Pendukung Pria Terburuk dalam The Expendables 3, Mel Gibson akhirnya “menang” berkat peran Kurt di film Daddy’s Home 2. Sekuel ini memang jauh lebih garing ketimbang pendahulunya.