Yamaha Musik Indonesia Berikan Program Music Time untuk Pengungsi di Hope Learning Center

Program Music Time merupakan sesuatu yang baru.

Diterbitkan 27 Januari 2020, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Program Music Time di Hope Learning Center mencakup seminar untuk para guru dan donasi instrumen seperti pianika, gitar, dan recorder.

“Karena musik penting bagi hidup kita dan merupakan makanan bagi jiwa, kami berencana memasukkan musik dalam kurikulum sekolah kami pada tahun 2020 dan juga atas desakan komunitas, kami berencana membuat departemen khusus musik. Sehingga, langkah ini membutuhkan guru musik profesional yang harus lulus workshop dan seminar. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan Yamaha untuk jangka waktu lama”, ujar Mr. Naweed Aieen selaku Direktur Hope Learning Center.

Hasil

Para murid di Hope Learning Center telah menunjukkan hasil dari proses pembelajaran di depan Mr. Shinichi Takenaga dan Mrs. Mei Chou Donovan pada suatu kunjungan di bulan November.  

“Saya terkesima mendengarkan suara kegembiraan dari para remaja yang bermain gitar, dan anak−anak yang bermain pianika dan recorder sewaktu masuk ke Hope Learning Center,” ujar Mrs. Mei Chou Donovan. 

Menurut Mr. Takenaga, program Music Time ini sejalan dengan filosofi perusahaan, “Yaitu berkontribusi terhadap masyarakat melalui suara dan musik. Kami tidak menganggap masalah pengungsi secara politik, tapi melihatnya sebagai sesama manusia. Dalam situasi yang membuat anak−anak terpisah dari negara tempat dulu mereka tinggal, membuat saya menyadari pentingnya membantu menyediakan tempat yang membuat mereka merasa diterima,”.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.comTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan