Surat Dari Kematian: 3 Catatan Untuk Selubung Misteri Pembunuhan Mahasiswa

Surat Dari Kematian menambah panjang film layar lebar yang diusung dari cerita viral di Wattpad.

Diterbitkan 09 Januari 2020, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kedua, dialog yang mengkhianati gambar. Kinan yang bekerja di Jogjanews mengaku jurnalis dari Jogjapost. Entah jika salah ucap, atau memang Jogjapost dan Jogjanews itu sama.

Seperti Buah Ceri Es Krim

Ketiga, penampakan yang tak 100 persen terjelaskan. Seolah hadir hanya untuk menambah efek seram. Layaknya buah ceri di atas es krim untuk mempermanis sajian. Boleh disantap, boleh tidak.

Mereka muncul, memberi efek kejut, namun hanya sebagian kecil yang membantu memberikan petunjuk terkait simpul rumit surat pembawa petaka. Selebihnya, diserahkan sepenuhnya kepada para tokoh.

Ini dipersulit dengan babak akhir yang tidak tereksekusi dengan rapi. Adegan perkelahian tak sampai membuat kami deg-degan, berlangsung singkat, lalu berakhir begitu saja. 

 

Kurang Bergejolak

Pergerakan konfliknya kurang bergejolak. Hestu seperti bimbang membagi porsi horor dengan thriller. Mencoba dibagi dua sama rata, namun thriller akhirnya tak tergarap rapi.

Beruntung, Annisa Hertami dan Landung Simatupang tampil bersahaja. Performa Annisa yang mengayomi dan mengontrol karakter utama relatif efektif. Meski sebagai jurnalis, kita tak pernah melihat kinerja Kinan dan Anes di dapur redaksi. Ke lapangan melulu.

Performa Landung Simatupang

Landung sebagai perantara yang juga membantu tokoh utama tampak berwibawa. Air mukanya menenangkan tokoh utama yang berkali-kali panik. Dari bibirnya pula kita mendengar sejumlah dialog bernas.

Di antaranya, “Waktu tidak akan berkhianat kepada mereka yang menjadikannya teman.” Dialog lain yang bikin hati adem, “Heningkan pikir, dengarkan nurani, kamu akan mengerti. Insyaallah.”

Kekuatan Lain Film Ini...

Kekuatan lain film ini, sejumlah penampakan efektif memberi efek kejut. Setidaknya, setan di film ini masih punya karisma. Khususnya yang muncul di rumah indekos Reno. Muncul perlahan, menghilang, memperlihatkan tangan, kemudian tampil closeup. Penonton pun syok dibuatnya.

Layaknya film yang diangkat dari novel, Surat Dari Kematian sudah punya calon penonton. Setidaknya, para pembaca Wattpad penasaran ingin melihat apakah versi layar lebar sama seramnya dengan versi cetak. Siapa tahu, malah lebih seram.

 

 

Pemain: Carissa Perusset, Endy Arfian, Jerome Kurnia, Omara Esteghlal, Justin Adiwinata, Eric Febrian, Landung Simatupang, Annisa Hertami

Produser: Ody Mulya Hidayat

Sutradara: Hestu Saputra

Penulis: Evelyn Afnilla

Produksi: Max Pictures

Durasi: 1 jam, 30 menit

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan