Jika ini terjadi, maka Scary Stories to Tell in the Dark sama saja dengan horor kelas B yang diproduksi massal di Indonesia. Akan mirip dengan film-film Nayato Fio Nuala beberapa tahun silam.
Scary Stories to Tell in the Dark punya metode khusus dalam menghabisi karakter yang jadi korban. Bahwa musibah datang dari keisengan di rumah angker, itu satu hal. Namun cara mereka mati dibuat beragam dengan benang merah: rasa takut yang jadi nyata.
Scary Stories to Tell in the Dark hendak memberi tahu kita bahwa manusia mengekspresikan rasa takut dengan cara berbeda. Ada yang berbalik marah dan sok kuat. Lalu sok kuat itu dipamerkan ke orang lain seolah ia sukses menindas rasa takut.
Ada yang terbawa mimpi, menceritakan ke orang terdekat lalu tersiksa oleh mimpi itu. Ada yang memilih menyimpan rasa takut lalu keadaan memaksanya untuk membuat perlawanan. Ada pula yang histeris alias heboh sendiri. Dan masih banyak lagi.
Hantu Tak Melulu Menakutkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2874919/original/078106300_1565144000-12a.jpg)
Beragam cara menyikapi rasa takut itu lantas mewujud dalam sejumlah karakter seperti Ramon, Auggy, dan Tommy. Dimainkan oleh bintang muda, dikemas dengan alur linear dan sangat ngepop, membuat Scary Stories to Tell in the Dark terasa kasual namun tak kehilangan efek ngeri.
Tak semua setan dalam film ini menakutkan. Penampakan wanita gemuk berwajah pucat malah bikin kami nyengir tertawa. Bukannya menakutkan malah mirip karakter animasi yang layak dikasihani.
Tapi itulah rasa takut. Ia menjelma menjadi banyak wujud. Bagi kami misalnya, badut itu lucu. Di sisi lain ada orang yang takut setengah mati melihat badut. Itulah yang tergambar dengan gamblang di film ini.
Atmosfer Horor Klasik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2874915/original/072527800_1565143823-10a.jpg)
Tak sekadar mengutak-atik rasa takut lewat cerita ramalan dan teka-teki, Scary Stories to Tell in the Dark terasa menarik berkat pemilihan pemain yang tepat. Michael Garza kali pertama muncul di layar, kharismanya membuat yakin dialah pahlawannya.
Selain ganteng, air muka tenang dan caranya membawa diri membuat penonton yang panik jadi relaks sesaat. Sejak awal ia tampak stabil. Chemistry-nya dengan Zoe terasa sejak kali pertama berjumpa. Tak ada aroma cinta yang kuat, yang tercermin di adegan intens seperti ciuman. Namun kita bisa merasakan ada getaran di antara keduanya.
Yang sedikit membingungkan bisa jadi munculnya korban lain meski ia tak tampak berkunjung ke rumah angker. Tanpa dialog atau adegan yang menerangkan, kami hanya bisa menduga kematian tokoh ini karena tak percaya pada buku Sarah.
Scary Stories to Tell in the Dark menampilkan visual hantu serta riasan wajah yang detail. Ini membuat (proses) penampakan hantu menimbulkan efek samping berupa meningkatnya tensi ketegangan.
Ini penting bagi film horor di samping cerita yang tidak melecehkan logika. Plus tata artistik yang mempersilakan kita masuk ke era 1960-an. Dengan demikian, Scary Stories to Tell in the Dark memenuhi jati dirinya sebagai horor beratmosfer klasik. (Wayan Diananto)
Â
Film Scary Stories to Tell in the Dark
Pemain: Zoe Margaret Colletti, Michael Garza, Gabriel Rush, Austin Zajur, Natalie Ganzhorn, Kathleen Pollard, Austin Abrams, Dean Norris
Produser: Guillermo del Toro, Sean Daniel, Jason F. Brown, J. Miles Dale, Elizabeth Grave, Joshua Long, Roberto Grande
Sutradara: Andre Ovredal
Penulis: Dan Hageman, Kevin Hageman
Produksi: CBS Films
Durasi: 1 jam, 51 menit
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2559129/original/026504800_1546249540-vietnam.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2874921/original/094543600_1565144076-13a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8920532/original/092816500_1782954338-AP26183030266108.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262489/original/072589900_1781818934-Switzerland_s_Johan_Manzambi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8888290/original/030850900_1782938816-Senegal_s_Habib_Diarra__21__scores_their_first_goal_against_Belgium_goalkeeper_Thibaut_Courtois.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8898171/original/047299800_1782942914-Belgium_s_Romelu_Lukaku_senegal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8896227/original/086707700_1782942096-Belgium_s_Romelu_Lukaku.jpg)