Sukses

PT MARI Bagikan Royalti untuk Musisi dan Pencipta Lagu

Liputan6.com, Jakarta - PT Mahaka Radio Integra Tbk Perseroan (MARI) menggandeng PT Quatro Kreasi Indonesia yang merupakan perusahaan patungan dari label rekaman Musica, Aquarius Musikindo, My Music dan Trinity untuk mendirikan PT Mahaka Radio Digital yang akan mengoperasikan NOICE. 

NOICE sendiri merupakan sebuah aplikasi yang menyediakan layanan streaming radio dan podcast.

"Tim kami terus berinovasi, saat ini kami juga sedang melakukan penyempurnaan teknologi streaming musik yang akan diluncurkan bersamaan dengan launching NOICE 2.0 pada Q4 2019 nanti," ujar President Director MARI,  Adrian Syarkawie kepada wartawan, baru-baru ini.

Tepat menjelang bulan Ramadhan tahun ini, MARI juga meluncurkan sebuah channel religi yang dinamakan RAYYA Channel dalam aplikasi NOICE. RAYYA Channel diharapkan dapat membawa nuansa baru dan memberikan experience yang berbeda.

"Channel ini merupakan salah satu produk inovasi dari grup MARI yang telah berkecimpung di dunia siaran radio sejak awal tahun 2000. Tak hanya itu, NOICE mendorong user untuk berdiskusi dan berinteraksi dengan positif dalam fitur chat room yang tersedia di seluruh konten di dalamnya," ujarnya.

Ketika ditanya tentang pembayaran royalti musik terhadap para pemilik hak cipta, kepada pencipta lagu, musisi dan lainnya, Syarkawi menjelaskan bahwa mereka telah rutin membayar royati.

"Kami rutin membayarkan royalti kepada para pemilik hak cipta dan hak terkait, kalau besarnya atau jumlahnya berapa saya kurang paham, karena itu ada yang itung sendiri. Jadi ketujuh radio dibawah MARI yaitu JAK 101 FM, Gen 98 FM Jakarta, Gen 103.1 FM Surabaya, HOT 93.2 FM Kis 95 FM, Mustang 88 FM, dan MOS Radio 105.8FM ini taat membayar royalti," ujar Syarkawie.

Sebelumnya, PT MARI juga konsisten selama empat tahun berturut turut  konsisten membagikan Dividen. Dalam rapat tersebut MARI juga  telah   menetapkan untuk membagikan dividen sebesar Rp 1,35 / lembar saham. Dividen tersebut merupakan 20% dari laba Perseroan untuk tahun 2018 atau sebesar Rp 7 Miliar.

 

Loading