Aladdin, Dongeng Bernyawa yang Menghidupkan Imajinasi Masa Kecil

Meski sempat mendapat kritik negatif gara-gara teaser dan trailer yang kurang menarik, Aladdin mampu menjawab keraguan publik.

Diterbitkan 23 Mei 2019, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kekuatan Yasmine

Di sisi lain kita melihat Naomi yang sukses memadukan aura ningrat seorang putri, semangat untuk membuktikan diri, jiwa pemberani, dan gestur jatuh cinta yang alami. Kesengsem alias jatuh cinta untuk kali pertama tergambar jelas pada air mukanya. Momen terbaik Yasmine terjadi saat ia menyanyikan “Speechless.” Lagu tentang perempuan yang terperdaya oleh keadaan namun menolak berdiam diri ini dibawakan dengan powerful.

Kami tidak akan lupa pada Yasmine yang menyanyi dengan raut tegas berwibawa namun matanya merah berkaca-kaca. Ya, bagaimana pun Yasmine perempuan. Naomi mengeksekusi adegan ini dengan brilian. Lalu dari mana datangnya lagu dengan lirik berenergi besar ini? Alan Menken, peraih delapan Oscar itu meracik nadanya. Lirik “Speechless” yang menyetrum hati penonton ditulis Justin Paul dan Benj Pasek, peraih Oscar lewat La La Land serta memoles The Greatest Showman. 

Pesan Moral

Versi live action Aladdin menyusul kegemilangan Cinderella dan Beauty and The Beast yang lebih dulu mendunia. Dengan desain produksi, artistik, kostum, riasan, serta ketepatan dalam memilih pemain, Guy Ritchie sukses membuat kisah dari Agrabah ini begitu bernyawa dan menghidupkan imajinasi. Satu hal yang sedikit mengganggu, bisa jadi karakter Jafar yang sejak awal tampak bengis.

Mungkin karena sejak adegan pertama, film ini menempatkan diri sebagai dongeng yang disampaikan ayah kepada anak-anaknya. Maka hitam putih karakternya harus dibuat tegas, agar anak-anak mudah menentukan pilihan. Pun pesan moralnya sangat jelas. Jika Cinderella mengingatkan soal memiliki keberanian dan kebaikan hati, Aladdin mengajak kita memiliki keberanian, menjadi diri sendiri, dan membangun kekuatan dari dalam. Sudahkah kita memilikinya?

 

 

 

Pemain: Will Smith, Mena Massoud, Naomi Scott, Marwan Kenzari, Navid Negahban

Produser: Jonathan Eirich, Dan Lin

Sutradara: Guy Ritchie

Penulis: John August, Guy Ritchie

Produksi: Walt Disney Studios

Durasi: 2 jam, 8 menit

 

(Wayan Diananto)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Liputan6.com, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan