Sukses

Makan di Restoran Mewah, Reino Barack Minta Bayar Dicicil

Liputan6.com, Jakarta - Salah satu pramusaji di sebuah restoran menceritakan pengalamannya saat Syahrini dan suaminya, Reino Barack, singgah di restoran tersebut. Momen ini dituturkan oleh sang pramusaji di laman Instagramnya yang bernama Jenifarisah.

Awalnya, hanya adik Syahrini, Aisyahrani, dan beberapa orang lainnya yang memesan meja di restoran tersebut. Tak lama kemudian Syahrini dan Reino Barack datang menyusul.

"Enggak lama kak Rani bilang mau tambah table soalnya @princesssyahrini dan @reinobarack mau datang makan. Sebenarnya Kak @syh55 sering makan di resto tempat saya kerja, cuma ya jarang sama @princesssyahrini," tulis @jenifarisah yang di-repost akun gosip @taante_reempong_official, Sabtu (13/4/2019).

"Dan enggak lama datang tuh Incess @princesssyahrini dan @reinobarack kebayang dong semua saltingnya gimana. Orang yang selama ini nonton di tv, YouTube, Instagram pas hari ini bisa ketemu," sambungnya.

2 dari 3 halaman

Suka Bercanda

Sang pramusaji kemudian bercerita tentang sikap Reino Barack dan Syahrini selama makan di restoran tersebut. Diakuinya, Reino Barack sendiri memiliki pribadi yang suka mencairkan suasana dengan candaan ringan.

"Kak @reinobarack juga orangnya baik kok kemarin aja becanda terus. Inget pas lagi bayar bill dia bilang 'Mbak ini bisa Dicicil enggak bayarnya, 3-4 kali bayar gitu' serentak pada ketawa," ungkap sang pramusaji mengakhiri unggahannya.

3 dari 3 halaman

Respons

Fotonya sendiri memperlihatkan Syahrini yang sedang berpose dengan pramusaji tersebut. Dalam fotonya, pelantun lagu "Sesuatu" Itu memperlihatkan senyuman yang ramah.

Unggahan ini pun memancing komentar warganet. "Alhamdulillah suamiku juga sering bilang begitu, cuma beda nasib. Suami ngomong di warung nasi bukan resto mahal," tulis @rizki_izdihar.

"Ikut ketawa juga ah hahahaha hahaha," tambah @destinamaharti.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Gara-Gara Ini Syahrini Merasa Punya Bayi
Artikel Selanjutnya
Bahagia Jadi Istri Reino Barack, Syahrini: Kenapa Nggak dari Dulu ya