Sukses

Luapan Kemarahan Arie Untung kepada Pelaku Pengeroyokan Suporter Persija

Liputan6.com, Jakarta - Dunia sepak bola Indonesia kembali berduka atas meninggalnya satu pendukung Persija di Bandung dalam laga penuh tensi antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Hal ini mengundang rasa prihatin seorang Arie Untung. Dalam Instagramnya, Arie Untung mengungkapkan pandangannya soal insiden maut tersebut.

"KEMENANGAN VS NYAWA. Tak ada satu pertandingan pun lebih berharga dari hilangnya satu nyawa, Fanatisme yg diatas segalanya bahkan lebih berharga dari keluarnya nafas terakhir dari sesorang yang dng susah payah dibesarkan oleh seorang ibu," tulis Arie Untung pada Senin (24/9/2018).

Arie Untung mempertanyakan orang-orang yang berada di lokasi, tapi tak berusaha melerai. Lebih parahnya, mereka yang hanya merekam aksi keji tersebut.

"Semua yg berada di lokasi dari yg ikut mukul sampai yang hanya melihat mendapatkan dosa yang sama, bukannya membantu melerai malah ada yg hanya merekam seseorang yg sdng meregang nyawa," lanjut Arie Untung.

2 dari 3 halaman

Taubat

Arie Untung mengajak mereka untuk segera meminta pengampunan kepada Tuhan.

"Mrk ini ga akan mampu minta maaf dengan orang telah meninggal, bertobatlah semuanya yg ada dilokasi mudah2an Allah mengampuni. Tim pujaanmu sekalipun ga akan bisa menyelamatkan kamu dr dicabik2nya tubuhmu di neraka nanti," sambung Arie Untung.

3 dari 3 halaman

Momen Perdamaian

Arie Untung mengatakan bahwa dirinya sudah melihat video pengeroyokan tersebut. Arie Untung berharap agar insiden ini bisa jadi momentum perdamaian kedua pendukung tim tersebut.

"Lihat videonya aku aja mual dr tindakan pengecut yg menganggap manusia seperti binatang. Mestinya tau kalau Kata “Berlomba itu beda dng bermusuhan”. Mudah2an momentum ini jadi perdamaian kedua pendukung tim dan menyadarkan fanatisme buta hanya mendatangkan kerusakan," tutup Arie Untung.

Loading
Artikel Selanjutnya
Suporter Persija Tewas, Viking Persib Club Ikut Terpukul
Artikel Selanjutnya
Prihatin Kematian Jakmania, Ini Pernyataan Ketua DPRD Jabar