Sukses

Sandra Bullock Pernah Jadi Korban Pelecehan Saat Remaja

Liputan6.com, Los Angeles - Beberapa aktris Hollywood secara terbuka telah mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual. Salah satu pengakuan terbaru datang dari Sandra Bullock yang kita kenal melalui perannya dalam film Speed dan Gravity.

Dikabarkan New York Daily News, Rabu (2/5/2018), Sandra Bullock mengaku bahwa ia pernah mengalami pelecehan seksual sewaktu masih remaja. Aktris pemenang Piala Oscar ini menceritakannya dengan penyampaian yang terasa miris.

"Saya bisa mengatakan tidak satu orang pun yang saya kenal belum mengalami beragam bentuk (pelecehan) atau tidak kenal seseorang (yang menjadi korban)," kata bintang 53 tahun itu kepada InStyle.

"Itu terjadi pada saya ketika saya berumur 16 tahun. Dan kau merasa seperti lumpuh sampai tingkat tertentu, berpikir, 'Adakah yang akan percaya kepada saya?' Dan pada saat itu? Tidak. Sampai baru-baru ini korbannya yang dipermalukan, bukan pelaku," Sandra Bullock melanjutkan.

2 dari 4 halaman

Mendukung

Sandra Bullock sendiri menjadi salah satu aktris yang mendukung Time's Up, gerakan yang memberi dukungan kepada para korban pelecehan seksual, terutama di dunia Hollywood.

3 dari 4 halaman

Sumbangan

Sandra Bullock baru-baru ini menyumbangkan US$ 500 ribu kepada Time's Up yang didukung lebih dari 300 aktris Hollywood agar bisa memerangi aksi pelecehan seksual.

4 dari 4 halaman

Merasa Aman

"Sangat mudah memberikan uang kepada orang-orang yang sangat berani dan blak-blakan. Tapi Time's Up bukan hanya tentang para aktor - ini tentang ibu tunggal yang telah diselewengkan, diganggu, dan dilecehkan secara seksual dan mereka hanya berusaha membuat hari-hari merasa aman," ia menyampaikan.

Loading
Artikel Selanjutnya
Persis Adegan Film, Pria Penguntit Sandra Bullock Tewas
Artikel Selanjutnya
Australia Gelar Persidangan Terhadap Pemuka Vatikan atas Tuduhan Pelecehan Seksual