Ready Player One: Fantasi  Dunia Lain Versi Steven Spielberg

Dalam film bertajuk Ready Player One, Steven Spielberg kembali dalam dunia fantasi terbarunya.

Diterbitkan 28 Maret 2018, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Selama hampir lima dekade berkiprah di industrilayar lebar Hollywood, sutradara kondang Steven Spielberg telah membawa pemirsa dalam berbagai dunia penuh fantasi. Mulai dari dunia para raksasa di The BFG, invasi alien di War of the World, hingga kebangkitan dinosaurus dalam Jurassic Park.

Dalam film bertajuk Ready Player One, ia kembali dalam dunia fantasi terbarunya. Kali ini, dalam bentuk  sebuah realitas virtual bertajuk Oasis.

Alkisah, puluhan tahun mendatang, suasana bumi yang penuh kekacauan membuat para manusia mencari pelarian diri dalam realitas maya. Oasis, begitu tempat impian ini disebut, menjadi tempat berkumpul manusia dari seluruh penjuru dunia. Manusia—yang muncul di Oasis dalam bentuk Avatar dan nama aliasnya—bahkan lebih banyak menghabiskan waktu di tempat ini ketimbang dunia aslinya.

Hampir apa pun bisa dilakukan dalam dunia yang penuh dengan referensi budaya pop dari tahun 80 dan 90-an ini. Mengapa dari era ini? Tak lain karena pencipta Oasis, James Donovan Halliday (Mark Rylance), adalah seorang yang tumbuh dewasa dan tergila-gila pada budaya pop di masa itu.

Ambisi IOI

Halliday, dipuja para penggemarnya, bahkan setelah kematiannya. Apalagi, setelah meninggal Halliday mengumumkan sebuah sayembara yang membuat seluruh penjuru Oasis geger.

Halliday menyembunyikan tiga rahasia alias easter egg di Oasis. Siapa pun yang bisa memecahkannya, akan mendapat satu kunci. Pemain pertama yang mengumpulkan ketiga kunci ini, akan menjadi pemilik Oasis.

Setelah bertahun-tahun, tak ada yang berhasil memecahkan rahasia Halliday. Sampai akhirnya, Parzifal, yang memiliki nama asli Wade (Tye Sheridan), memecahkan satu rahasia. Ia membagi rahasia ini pada sahabatnya, Aech (Lena Waithe) yang memiliki avatar mirip troll dan merupakan seorang mekanik jago.

Tak lama, rahasia ini tersebar pada dua teman dekat Aech, Sho (Philip Zhao) dan Daito (Win Morisaki), serta seorang pemain misterius, Art3mis (Olivia Cooke).

Namun persaingan sesungguhnya baru dimulai setelah IOI, perusahaan terbesar kedua setelah OASIS, ikut masuk dalam permainan ini. Sang CEO yang super ambisius, Sorrento (Ben Mendelsohn), bahkan menghalalkan segala cara demi mendapatkan warisan Halliday.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Telni RusmitantriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan