Sukses

Dapat Piala Oscar, Guillermo del Toro Singgung Masalah Imigran

Liputan6.com, Los Angeles - Berkat The Shape of Water, sutradara Guillermo del Toro memenangkan Piala Oscar 2018 kategori Best Director atau Sutradara Terbaik di Academy Awards ke-90.

Di Piala Oscar 2018 ini, Guillermo del Toro mengalahkan sineas-sineas lain dalam meraih Piala Oscar seperti Paul Thomas Anderson (Phantom Thread), Greta Gerwig (Lady Bird), dan Jordan Peele (Get Out).

Setelah menerima pialanya, Guillermo del Toro berkata, "Saya adalah seorang imigran... Hal terbaik yang dilakukan industri kami adalah membantu menghapus garis pasir saat dunia mencoba membuatnya lebih dalam."

Kemenangan ini sekaligus menjadi yang pertama kalinya bagi Del Toro masuk ke dalam di Piala Oscar kategori Sutradara Terbaik. The Shape of Water sendiri menjadi nomine terbanyak di Piala Oscar tahun ini.

 

 

1 dari 3 halaman

Sineas Meksiko

Selain itu, Guillermo del Toro juga menjadi sineas Meksiko ketiga dalam lima tahun terakhir yang memenangkan kategori Sutradara Terbaik. Sebelumnya, kita tahu ada Alfonso Cuaron yang menang berkat Gravity pada 2014 dan Alejandro Gonzalez Inarritu yang menang berkat Birdman dan The Revenant pada 2015 dan 2016.

2 dari 3 halaman

Menang Besar

The Shape of Water dan Guillermo del Toro sebelumnya menang penghargaan besar tahun ini, termasuk sutradara terbaik di Golden Globes dan Bafta.

Sebelum Academy Awards berlangsung, keluarga Paul Zindel menuntut atas kemiripan yang terihat dalam The Shape of Water dan pentas Let Me Hear You Whisper yang digarap Zindel pada 1969. Namun, studio Foxlightlight membantah tuduhan tersebut.

Artikel Selanjutnya
Kontroversi The Shape of Water, Pemenang Film Terbaik di Piala Oscar 2018
Artikel Selanjutnya
Seksi dan Menantang, Gaya Tuksedo Unik Adam Rippon di Piala Oscar 2018