Sukses

Paramitha Rusady Butuh Waktu Terima Kepergian Ayah

Liputan6.com, Jakarta - Paramitha Rusady tampaknya sudah bisa menerima kepergian sang ayah, Yus Rusady Wirahaditenaya, yang mengembuskan nafas terakhir pada 19 September 2017.

Kabar tersebut disampaikan oleh kekasihnya, Hans de Kraker, usai menghadiri acara Anugerah Lembaga Sensor Film pada Senin(6/11/2017).

"Sudah semangat (Paramitha) karena dia udah bersyukur karena papanya sudah melawan Belanda, tiga kali stroke, dan bisa hidup sampai 91 tahun," ucap pria asal Belanda itu.

 

2 dari 2 halaman

Tinggalkan Banyak Kenangan

Kendati demikian, Hans de Kraker mengungkap bahwa untuk menerima kepergian sang ayah, Paramitha Rusady perlu proses.

"Papa itu laki-laki (yang berarti) di hidup kami. Jadi kami semua butuh waktu ya, 3 hari, 7 hari dan 40 hari, dan sekarang sudah lewat 40 hari," ucapnya.

"Yang susah mulai sekarang karena, kalau setelah 40 hari, semuanya ikut dengan hidup biasa, tapi terus di rumah enggak ada papa. Waktu itu, karena banyak orang yang datang lagi, baru mulai (terasa) susah," paparnya.

Hans de Kraker juga mengaku bahwa dirinya memiliki banyak kenangan dengan ayah Paramitha Rusady. "Ada kenangan, tapi enggak bisa diceritain karena banyak sekali," pungkasnya.