Selain itu, untuk pertama kalinya kita tidak disuguhi adegan meninggalnya Ben Parker (paman Peter Parker, suami Bibi May) serta digigitnya Peter oleh laba-laba yang terkena radiasi. Namun, momen ketika ia terlibat dalam pertarungan antar superhero di Captain America: Civil War menjadi hal penting dalam film ini.
Suguhan komedi yang tak wajar serta ocehan dari mulut Peter Parker saat menjadi Spider-Man, banyak yang berhasil membuat kita tergelitik. Bahkan karakter Ned Leeds cukup mencuri perhatian dengan momen-momen jenaka yang disuguhkan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588091/original/039486700_1494237088-spider-2.jpg)
Kelebihan lain film ini adalah kemampuan sutradara Jon Watts meracik kejutan di beberapa adegan penting. Bahkan, ia berhasil membangkitkan keinginan penonton untuk menyaksikan kembali tiga film Iron Man dan The Avengers melalui kemunculan Robert Downey Jr dan Jon Favreau sebagai Tony Stark dan Happy Hogan.
Ditambah lagi, terdapat kemunculan beberapa karakter yang tak asing lagi serta cameo pencipta Spider-Man, Stan Lee, yang tampil cukup kocak. Film ini memiliki klimaks yang tak terlalu dibuat-buat serta ending yang kocak. Terdapat ending tambahan yang bisa dijadikan sebagai awal kisah untuk film kedua nanti. Ending bonus di penghujung credit juga bakal membuat kita cukup sebal campur geli layaknya ketika kita menyaksikan adegan bonus di film Deadpool.
Sifat Kekanak-kanakan yang Menyebalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1635816/original/001434600_1498736029-Spiderman-Tom-Holland1.jpg)
Di Spider-Man: Homecoming, Peter Parker digambarkan sebagai siswa SMA yang memiliki karakteristik remaja labil dan kekanak-kanakan. Ia selalu terjebak pada pemikirannya sendiri tanpa memahami orang lain dan selalu bertindak semaunya. Keputusannya pun selalu berubah-ubah. Watak Peter tersebut menjadikan film ini jadi terasa menyebalkan.
Minimnya bumbu drama asmara, mungkin bakal membuat fans film sebelumnya, The Amazing Spider-Man, merasa bahwa film ini hambar. Ditambah lagi Peter Parker dibuat persis seperti dalam komik klasiknya: kaku, kutu buku, dan pasrah saat ditindas oleh teman-temannya, terutama Flash Thompson. Pecinta Peter Parker versi Andrew Garfield tentu akan geleng-geleng kepala.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/824097/original/028496400_1425806350-spiderman_andrew.jpg)
Meskipun tak banyak, kemunculan Tony Stark alias Iron Man dalam film ini membuat Spider-Man: Homecoming terasa seperti Avengers versi mini. Ditambah lagi, beberapa adegan penting terlalu menyorot hal-hal yang berkaitan erat dengan Avengers seperti markas para superhero itu serta senjata teknologi alien dari film pertama Avengers. Membuat film ini seolah tidak berdiri sendiri.
Selain itu, terdapat beberapa momen yang cukup membosankan seperti ketika Spider-Man terjebak di sebuah gudang, maupun ketika ia sedang melacak keberadaan Toomes dan anak buahnya. Ada kesan bahwa Jon Watts masih belum mampu mengemas suasana seperti itu dengan lebih menarik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/926109/original/018415600_1436621871-jon.watts_.jpg)
Skenario cerita Spider-Man: Homecoming juga terkesan biasa saja. Meskipun adegan laganya banyak bertempat di lokasi yang belum ada di film-film sebelumnya, namun pemecahan konflik antara Spider-Man dan Vulture terasa kurang istimewa.
Selain Peter Parker, watak beberapa karakter mungkin terasa menyebalkan bagi beberapa penonton meskipun sesuai dengan alur ceritanya. Perubahan hati yang terlalu drastis pada karakter antagonisnya juga membuat ending film ini jadi kurang gereget.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/69/original/074869000_1706595119-Gambar_WhatsApp_2024-01-30_pukul_13.09.41_a2d8c310.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1635819/original/060623200_1498736030-Spiderman-Tom-Holland4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/422984/original/030809300_1745107445-1000165408.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389795/original/062452300_1782269925-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5476731/original/083749300_1768796381-000_936R8YN.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309678/original/024525200_1782176074-AP26174009363435-Prancis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263769/original/046217200_1782009540-Jeremy_Doku.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258188/original/054428500_1781325475-AP26164102653511.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4891677/original/000043600_1721008752-10_AP24196756280349.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8380798/original/058541300_1782259430-Didier_Deschamps.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/934935/original/034536700_1437647124-AP_173328494831.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264147/original/086220300_1782096373-063_2282523599.jpg)