Tahun Kelabu, Deretan Legenda Musik yang Wafat di Tahun 2016

Banyaknya legenda yang meninggal dunia menjadikan 2016 merupakan tahun kelabu bagi dunia musik.

Diterbitkan 13 Desember 2016, 00:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Emerson, Lake & Palmer dianggap sebagai salah satu band rock progresif berpengaruh dalam sejarah musik. Mereka menggabungkan rock dengan musik klasik dan jazz. Bahkan Keith Emerson disebut oleh situs Allmusic sebagai kibordis yang mungkin paling hebat dan berteknik ulung dalam sejarah musik rock.

4. Prince (7 Juni 1958 - 21 April 2016)

Sama seperti David Bowie, Prince merupakan musikus yang piawai memainkan bermacam jenis musik sepanjang kariernya. Dari R&B, pop, funk, soul, new wave, dan rock telah dicicipinya. Musikus bernama asli Prince Roger Nelson itu juga memiliki gaya busana dan aksi panggung yang flamboyan serta lirik yang sensual.

Prince meninggal di usia 57 tahun karena overdosis obat-obatan. Penyanyi "Purple Rain" itu sempat merilis album terakhir Hit n Run Phase Two pada Desember 2015.

5. Leonard Cohen (21 September 1934 - 7 November 2016)

Kematian salah satu legenda dalam musik folk, Leonard Cohen, pada 7 November lalu termasuk yang paling mencuri perhatian pencinta musik. Pasalnya ia juga baru saja merilis album baru You Want It Darker pada 21 Oktober silam. Cohen meninggal dalam tidurnya di usia 82 tahun.

Bersama Bob Dylan dan Joni Mitchell, Leonard Cohen disebut turut memengaruhi gaya penulisan lagu para musikus di dekade 1970-an. Lagu-lagu Leonard Cohen kebanyakan mengangkat tema agama, politik, seksualitas, dan keterasingan.

Pelantun "Hallelujah" itu pernah dinobatkan dalam Canadian Music Hall of Fame dan Canadian Songwriters Hall of Fame serta Rock and Roll Hall of Fame. Ia juga pernah mendapat medali kehormatan Order of Canada yang merupakan penghargaan tertinggi bagi warga Kanada.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Godham Perdana, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan