1
"Betapa saya sebagai ayah disedihkan dengan sikap dan kata-kata yang tidak sepatutnya ditujukan kepada siapa pun, terutama kepada orang yang diminta pengakuannya sebagai ayah. Saya sudah merasakan sikap negatif Kiswinar terhadap saya sejak sebelum tahun 2010, hanya baru betul-betul terungkap dengan jelas setelah diberitakan oleh media," tulis Mario Teguh.
Mario Teguh menambahkan, "Kiswinar, saya tidak pernah membatalkan akte kelahiranmu sampai saat ini, yang berarti saya masih menaruh hormat dan harapan kepadamu sebagai anak. Sangat mengejutkan sekali bahwa kamu menggunakan kata Najong (Najis) karena ada MT di timeline-mu. Ini orang yang kamu aku sebagai ayah, bagaimana mungkin kamu mampu menyebut saya n****?"

"Kemudian kamu juga menggunakan kata WTF (what the fu*k) karena ada MT di timeline-mu, yang kamu tujukan sebagai penghinaan langsung kepada saya. Kemudian kamu menggunakan hastag #saynotosuper (say no to super) pada tweet-mu."
"Kiswinar, kamu itu bayi yang kelahirannya saya rindukan dan nazarkan, yang saya bacakan Adzan di kedua telingamu pada hari kelahiranmu, yang saya rawat sendiri dari hari pertamamu di dunia sampai pupak puser, bagaimana mungkin hatimu menampung kebencian seperti itu kepada ayahmu?"
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1370020/original/c367d126f888ed20edf0dcc764e093f6rio-Teguh-IA9.jpg)
"Dengan pernyataan ini, saya menerima dengan ikhlas bahwa kamu tidak ingin terhubungkan dengan saya, dan saya berharap masyarakat tidak salah mengerti jika kita tidak ada hubungan lagi. Itu adalah permintaanmu, dan saya menghormatinya, karena saya mengerti bahwa kamu pasti tidak ingin dekat-dekat atau terhubungkan dengan seseorang yang kamu sebut najis," ungkap Mario Teguh.
"Saya mendoakan agar kehidupanmu indah, pernikahanmu baik dan sejahtera, dan anak-anakmu dekat dan mencintaimu dengan kelembutan dan sopan santun yang memuliakan orang tuanya. Aamiin," tutup sang motivator.
2
Rupanya curahan hati Mario Teguh mendapatkan berbagai reaksi dari pengguna media sosial. Beberapa dari mereka memberikan dukungan kepada Mario Teguh, berharap badai akan segera berlalu.
Pengguna Sekar Arum Bagus menuliskan, "Pak Mario, Semoga Keluarga Bpk Selalu Rukun, Bahagia, Senantiasa Sehat, Sukses Selalu. Tetap Semangat Pak Mario."
Akun dengan Novrian Dwi Kurniawan Mangkey berkomentar, "dunia, begitulah. Semakin tinggi sebuah phon akan Smakin besar tiupan angin yg d rasakan."
Namun ada juga yang berkomentar sinis terhadap Mario Teguh. Netizen lainnya berkomentar, Mario Teguh berpura-pura sebagai korban agar kembali mendapatkan simpati publik.

Netizen imanuellagca berkomentar, "menurut pendapatku kayak si MT tuh minta banget pembelaan setelah dia sudah menolak kiswinar dari awal."
Bahkan, ada juga yang membenarkan sikap Ario Kiswinar yang awalnya ditolak Mario Teguh. Mereka justru prihatin dengan Ario Kiswinar sebagai anak yang tak dianggap.
Akun uwie_dewiasmara89 menyebutkan, "Halahh kmren2 aja ngatain fisik kiswinar g miriplah kiswinar bginilah,,dstu pake dibilg anak yg diharapkan,,rasanya pemgen muntah depan mario ini,,,memutar balik fakta,,,."
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1360801/original/015785500_1475227786-20160930-Ario-Kiswinar-Laporkan-Mario-Teguh-ke-Polda-Metro-Jaya-Antonius-6.jpg)
Pengguna wikeike menuliskan, "klo emang itu anak kandung knapa waktu pertama muncul pak kiswinar malah tdak di akui dan harus tes DNA? sya juga klo di posisi pak kiswinar sya akan membenci ayah saya yg sdah tidak mengakui saya sebagai anak kandung, alangkah sakitnya disaat kita mw mnta pengakuan sebagai anak malah di ragukan wajar klo pak kiswinar seperti itu sya juga akan bersikap demikian klau itu diposisi saya."
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/213/original/023127600_1513859812-IMG_20160302_181624.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/375662/original/060386700_1457949028-20150601_162327.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1343956/original/042531700_1473744125-mario-teguh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504503/original/041176000_1782425341-063_2283330296.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504502/original/063769000_1782425340-000_B8CR3CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263472/original/073317600_1781931669-AP26171138768328-Paraguay_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263981/original/061969400_1782040041-063_2282521575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260144/original/013036700_1781578034-AP26166147695589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261509/original/095684300_1781725548-RD_Kongo_s_Yoane_Wissa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8362045/original/070572100_1782237587-AP26174619862047.jpg)