Sukses

Hanya Boleh Makan Salad, Ratu Kecantikan Ini Mundur dari Kontes

Liputan6.com, Jakarta Arna Ýr Jónsdóttir, Miss Islandia 2015, tidak akan berpartisipasi dalam kontes kecantikan Miss Grand International.

Menurut media Islandia, Iceland Monitor, dikutip dari Eonline, Rabu (26/10/2016), kontestan berusia 20 tahun ini mundur setelah pemilik Miss Grand International, Nawat Itsaragrisil, menyuruhnya untuk menurunkan berat badan.

Miss Islandia 2015, Arna Ýr Jónsdóttir. (Sumber: Youtube)

Menurut laporan, seorang juru bicara dari Nawat Itsaragrisil, mengatakan pada Arna, "Berhentilah sarapan, makan salad untuk makan siang, dan minum air putih setiap malam sampai kontes berlangsung." Juru bicara itu dilaporkan juga menyampaikan pada Arna, "Mr. Itsaragrisil mengatakan hal ini padamu karena ia menyukaimu dan ingin kamu berhasil di kontes."

Namun rupanya, wanita berambut pirang ini tidak menyukai hal tersebut. Arna Ýr Jónsdóttir lalu merespons permintaan Nasar Itsaragrisil tadi dengan cara mundur dari kompetisi kontes kecantikan tersebut.

 

My goodbye letter✉️🖋

A photo posted by Arna Ýr Jónsdóttir (@arnayr) on

Walaupun begitu, Arna Ýr Jónsdóttir mengaku tidak tersinggung dengan pernyataan tersebut.

Melalui akun Instagramnya, Arna Ýr Jónsdóttir memfoto surat perpisahannya. "Aku benar-benar berharap organisasi ini membuka mata mereka, karena sekarang adalah tahun 2016, dan jika kamu ingin menyelenggarakan kontes kecantikan internasional, kamu harus bisa melihat kecantikan secara internasional," tulisnya.

 

My picture from the official MGI shoot ✨🇮🇸 #missgrandinternational2016 #missgrandiceland #missgrandiceland2016 #mgi2016

A photo posted by Arna Ýr Jónsdóttir (@arnayr) on

Arna Ýr Jónsdóttir kemudian melanjutkan, "Di negaraku bentuk tubuhku adalah sempurna, dan hal itulah yang akan aku ingat. Tidak ada seorang pun yang bisa mengatakan berbeda."

Miss Islandia ini juga mengatakan jika panitia kontes kecantikan itu menganggap dirinya terlalu gemuk, maka kontes itu sama sekali tidak layak mendapatkannya.

"Miss Grand International tidak layak mendapatkan wajahku, tubuhku, kepribadianku, atau hatiku."

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.