Tertawa Bersama Warkop DKI yang Seperti James Bond

Film Warkop DKI Reborn : Jangkrik Boss Part 1 adalah cara untuk melestarikan ajakan tertawa bersama Warkop DKI.

Diterbitkan 10 September 2016, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Elemen perempuan cantik, kemasan cerita komedi dengan bumbu splastik, hingga gaya plesetan lagu-lagu hit dan celetukan banyolan yang berhamburan dari mulut pemain utamanya, telah menjadi top of mind pencinta film di Tanah Air. Dan, semua itu dihadirkan kembali dengan manis oleh sang sutradara, meski film ini berpangkal dari satu judul film Warkop DKI versi lama, yaitu Chips. 

Warkop DKI memang sebuah fenomena di industri film Tanah Air. Melestarikan dengan cara menghidupkan kembali film ini dalam format bukan sekedar remake menjadi hal menarik. Apalagi,  jika ternyata kelak film ini benar-benar menjadi box office.

"Saya ingin Warkop DKI seperti film-film James Bond. Karakter saya dan Mas Kasino dan Mas Dono bisa dimainkan oleh aktor manapun," papar Indro. Jelas pencinta film James Bond mahfum, karakter agen rahasia 007 ini memang sudah dimainkan beberapa aktor sejak puluhan tahun silam hingga kini. 

Bukan Biopic, tapi Bisa Nostalgia

Dan, terbukti sosok Dono, Kasino dan Indro hadir kembali dengan porsi pas lewat akting Abimana Aryasatya, Vino G Bastian dan Tora Sudiro. Semua tetap mempertahankan karakter asli tapi dikemas dalam rasa kekinian juga. Bukan wajah, tapi gestur dan dialog kocak mereka seperti layaknya sang legenda juga dihadirkan kembali.

Ini memang bukan film biopic, tapi aktor-aktor muda ini begitu asyik kita nikmati aktingnya seperti para senior di film-film terdahulu. Salut!

Maka, lewat tulisan tematik akhir pekan ini, Liputan6.com ingin mengajak pembaca untuk kembali bernostalgia mengulik apa saja yang menjadi ciri khas film-film Warkop DKI sejak dulu. Ini boleh menjadi bekal generasi muda saat ini, untuk mengenal kembali Warkop DKI, 

Pembabakan tulisan, seperti biasa akan hadir dalam tiga artikel di hari Sabtu (10/9/2016) dan tiga artikel di hari Minggu (11/9/2016). 

Selamat menikmati. Dan ingat, ingat, tertawalah sebelum tertawa itu dilarang. Nah!

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Telni Rusmitantri, Fadjriah NurdiarsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan