Cerita Unik Musikus Cantik Isyana Sarasvati Selama Ramadan

Isyana berbagai cerita Ramadan kepada Liputan6.com, mulai dari menu buka favorit, harapan di bulan Ramadan, hingga persiapan jelang Lebaran.

Diterbitkan 22 Juni 2016, 16:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ramadan tahun ini menjadi Ramadan yang spesial bagi musikus cantik, Isyana Sarasvati. Setelah menyelesaikan studi di luar negeri, Isyana akhirnya bisa menjalankan ibadah puasa bersama keluarga di Indonesia.

Ditemui Liputan6.com, Senin (20/6) saat acara buka puasa bersama OPPO Indonesia di Locanda, Senayan, Jakarta, Isyana berbagi cerita unik tentang Ramadan dan rencana Lebaran nanti. Seperti apa cerita Ramadan pelantun tembang "Mimpi" yang baru dirilis beberapa waktu lalu ini. Berikut petikan wawancara khususnya:

1. Kapan pertama kali Isyana puasa Ramadan?

Kalau

enggak salah sih SD kelas 1 setelah aku pulang ke Indonesia karena kecil aku di Belgia sampai TK. Kelas 1 pindah ke Indonesia, aku mulai puasa, mulai diajarin dan aku inget sahur pertama itu aku makan nasi sama kuah.

Perpindahan ke Indonesia aku enggak bisa makan sama lauk-pauknya. Jadi, lebih banyak makan nasi sama kuah sampai akhirnya ada cerita lucu, aku dikasih vitamin sampai aku meledak (gemuk) sempet gembrot banget, kelas empat jadi bola (gemuk) gitu.

2. Makanan favorit Isyana saat buka puasa dan sahur apa?

Buka, harus ada kurma nomor satu, itu bisa ngabisin satu dus sendiri. Minuman hangat, setelah itu buka dengan makanan besar ada nasi, daging, sayur, setelah itu telur. Aku biasanya kalau buka puasa makan besar langsung sambil makan takjil.

Kalau sahur juga sama sih, cuma pengulangan aja tetap ada yang besar dan lucu-lucunya yang manis-manis. Jadi, buka dan sahur porsi makannya sama, kan hobi makan.

Isyana berbagai cerita ramadan kepada Liputan6.com, mulai dari menu buka favorit, harapan di bulan ramadan hingga persiapan jelang lebaran.

3. Jadi, di Ramadan ini berat badan cenderung naik atau turun?

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Naik nih, karena makan malamnya jadi lebai. Padahal pengen kurus, malah meledak (gendut) lagi. 4. Saat bulan puasa dan Ramadan ini, momen apa yang paling ditunggu Isyana? Momen jam 17.36, tapi harus 17.36 enggak tahu kenapa? Pas momen 17.36 itu kayak butuh di meja, 17.37, trus 17.42 itu udah semangat banget duduk nunggu. Kadang, lucunya pas 17.48, aku tuh udah siap-siap baca doa. Itu seru banget, esensinya itu beda menunggu buka puasa. Trus, bisa menyentuh minuman hangat yang manis itu enak banget. 5. Paling suka buka puasa sama siapa? Sama ibu, ibu-bapak, sama kakak. Karena kita suka ngobrol dan ngakak ramai-ramai. Karena kakakku ada di New Zealand jadi aku merasa kehilangan. Aku deket banget sama kakakku, udah kayak temen, dia yang aku percaya selain ibu-bapak. Perbedaan Ramadan Dulu dan Sekarang

Halaman
Show All
Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan