Mantan Vokalis AC/DC Mengaku Hancur Diganti Axl Rose

Brian Johnson, vokalis AC/DC, mengaku hancur setelah tahu dirinya tak bisa manggung lagi hingga digantikan oleh Axl Rose.

Diterbitkan 21 April 2016, 02:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

AC/DC

Johnson turut mengaku bahwa dirinya bukanlah pribadi yang gampang menyerah dan selalu ingin menyelesaikan apa yang dimulainya. Namun, seluruh dokter yang memeriksanya menjelaskan bahwa ia tak punya pilihan selain berhenti mengikuti tur yang tersisa. Mungkin juga ia tak bisa manggung lagi sesudahnya.

Mengaku hancur oleh apa yang terjadi pada dirinya, ia menambahkan, "Pengalaman emosional yang saya rasakan sekarang lebih buruk dari apa yang pernah saya rasakan dalam hidup sebelumnya. Menjadi bagian dari AC/DC, menciptakan rekor dan tampil untuk jutaan penggemar setia selama 36 tahun ini telah menjadi pekerjaan hidup saya. Saya tidak bisa membayangkan maju tanpa menjadi bagian dari itu, tetapi untuk sekarang, saya tidak punya pilihan."

Brian Johnson [foto: consequenceofsound.net]

Johnson juga menanggapi spekulasi dari banyak orang mengenai kemungkinan dirinya berhenti bermusik. "Akhirnya, saya ingin meyakinkan fans bahwa saya tidak pensiun. Dokter saya mengatakan kepada saya bahwa saya bisa terus rekaman di studio dan saya berniat untuk melakukan itu," katanya.

Kini, fokus Johnson secara keseluruhan hanya untuk melanjutkan perawatan medis sambil memperbaiki pendengarannya. Ia berharap jika kondisinya membaik, maka ia bisa kembali manggung di sebuah konser. Meskipun belum pasti, Brian Johnson masih tetap optimis.

Brian Johnson bergabung dengan AC/DC pada 1980, setelah vokalis pertama, Bon Scott meninggal karena alkohol. Bersama Brian Johnson AC/DC telah menghasilkan sejumlah hits yang populer hingga sekarang seperti Let's Get It Up, For Those About to Rock (We Salute You), Guns For Hire, Flick of the Switch dll.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan