Haji Belajar Ngaji: Mengapa Sinetron ini Layak Tonton?

Haji Belajar Ngaji memadukan kisah preman dan pesantren.

Diterbitkan 27 Februari 2016, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Baca Juga

  • Ulasan Haji Belajar Ngaji: Ketika Preman Menyamar Jadi Ustad
  • Ramzi Jadi Anak Kiai di Sinetron Haji Belajar Ngaji
  • Haji Belajar Ngaji Segera Tayang, Sinetron Mana yang Digusur?

Ia pernah jadi pria kemayu di ABG Jadi Manten, beberapa waktu lalu. Lalu pernah juga jadi anak SMA bergaya hip hop di High School Love Story (HSLS). Jauh sebelumnya jika anda masih ingat, Hardy pernah berakting sebagai siswa cupu bernama Didi di Putih Abu-Abu (PAA, 2012). Di sini, ia kerap di-bully Kelvin (diperankan Eza Gionino), karena memacari Viola, adiknya Kelvin.

Jangan lupakan juga keberadaan Ramzi. Salah satu host Dangdut Academy ini kembali ke layar kaca setelah sekian lama. Wajah Ramzi memang tengah eksis pula lewat film London Love Story. Film itu kini merajai bioskop.

Di HBN, Ramzi memerankan tokoh Akbar dengan gelagat akting mumpuni seperti biasa ia perlihatkan di panggung D'Academy. Aksi konyol dan balasan-balasan dialognya dengan Hardy begitu 'kena'. Chemistry mereka mengingatkan penonton pada Rizky Nazar-Rizky Alatas di Pesantren & Rock n' Roll season 3 yang tayang di SCTV, tahun 2013.

Di HBN pula, pertama kalinya kita melihat Febby Rastanty lepas dari bayang-bayang girl band BLINK. Baru kali ini, tak hanya tanpa embel-embel BLINK di belakang namanya, Febby juga berakting sendiri tak didampingi 3 rekannya. Di HBN, Febby bertemu kembali dengan Hardy yang sempat satu sinetron, HSLS. Juga reuni dengan Eza setelah lewat 4 tahun di PAA.

Meski cuma kebagian peran pendukung, Eza tak kehilangan pesona. Nama Eza masih jadi satu peluru keberuntungan buat sinetron yang ia bintangi. Lepas dari beberapa kasus yang pernah membelitnya, toh penggemarnya selalu menanti kemunculan cowok ganteng ini di layar kaca.

Ramzi mengantisipasi para peserta untuk menghindari perilaku buruk selama mengikuti Dangdut Academy [foto: Herman Zakharia]

Selain dari faktor cerita dan pemain, HBN cukup menyita perhatian karena durasi tayangnya yang hanya 45 menit saja. Untungnya dengan durasi sempit ini, selama 4 hari HBN tayang tanpa jeda iklan. Itu sebabnya, penonton tetap betah menyaksikannya tanpa mengganti saluran tv.

Apakah Haji Belajar Ngaji akan memakai formula tayang tanpa jeda iklan hingga seterusnya? Belum pasti dan semua tergantung performa rating. Yang jelas, Haji Belajar Ngaji layak jadi satu pilihan tontonan yang sayang untuk dilewatkan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Puji Astuti HPS, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan