Sukses

Sering Dibilang Mirip Linkin Park, Ini Kata Saint Loco

Liputan6.com, Jakarta Para pecinta musik rock alternatif di Indonesia tentu sangat mengenal Saint Loco. Salah satu yang membuat band satu ini mudah diingat adalah penampilan, gaya, dan formasi mereka yang sepintas mirip dengan Linkin Park.

Namun jangan salah, mereka tidak lantas meniru Linkin Park dalam hal bermusik. Akan tetapi, seluruh personel Saint Loco tak menyanggah kalau band rock mancanegara itu menjadi inspirasi utama pembuatan band ini.

"Iya memang banyak sekali orang yang menyebut kami mirip Linkin Park. Harus diakui, Saint Loco dibentuk karena terinspirasi dari mereka. Tapi tentu saja kami tidak mengekor gaya bermusiknya," terang Beery saat diwawancarai Liputan6.com di SCTV Tower, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Band Saint Loco (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Dalam hal berkarya, memang jelas Saint Loco memiliki ciri khasnya sendiri ketika kita membandingkan lagu-lagu mereka dengan karya-karya Linkin Park. Apalagi, banyak lagu-lagu milik Saint Loco yang lebih lembut ketimbang band asal Amerika Serikat itu.

"Iya biar dibilang semirip apapun kami dengan Linkin Park, musik kami jelas berbeda dengan mereka. Kalau penampilan bolehlah dibilang mengikuti, tapi aransemen lagu yang kami buat tidak seperti mereka," tegas Beery.

Vokalis Saint Loco, Barry Manoch (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Terdiri dari Beery Manoch (MC), Joe Tirta (vokal), Iwan (gitar), Gilbert (bass), dan Nyonk Webster (drum), Saint Loco pertama kali populer berkat album Rock Upon A Time pada 2004 dan Vision for Transition pada 2006 di label terdahulu. Momentum (2012) adalah album yang mereka luncurkan di bawah label mereka kini, Nagaswara.

Berdiri sejak 2002, Saint Loco terbukti telah menjadi salah satu band yang mampu diterima oleh masyarakat Indonesia secara luas. Meskipun terpengaruh Linkin Park, namun karya-karya mereka layak dijadikan inspirasi karena pesan-pesan positif di dalamnya. (Rul/Mer)

Loading