Sukses

Sejauh Mana Keterlibatan TNI AD di Film 'Jenderal Soedirman'?

Liputan6.com, Jakarta TNI Angkatan Darat (AD) secara khusus membantu produksi film Jenderal Soedirman yang digarap oleh sutradara Viva Westi. Bahkan, logo TNI AD dan Yayasan Kartika Eka Paksi juga muncul di film mendahului rumah produksi yang membuatnya. Agak mengejutkan, lantaran selama ini TNI AD jarang dilibatkan dalam proses pembuatan sebuah film.

Mantan Wakil Kepala Staf TNI AD, Letnan Jenderal TNI (Purn) Kiki Syahnakri, yang bertindak sebagai Executive Producer film Jenderal Soedirman, mengatakan kalau dirinya bersama jajaran TNI AD terlibat dalam penyusunan skenario hingga proses syuting.

Produser Film Jenderal Soedirman Letnan Jenderal (Pur) Kiki Syahnakri menjawab pertanyaan dari awak media saat menghadiri jumpa pers sekaligus pemutaran perdana Film Jenderal Soedirman di Jakarta, Senin (24/8/2015). (Liputan6.com/Andrian M Tunay)

"Saya bersama dengan tim ikut memantau skenario dan syuting di pedalaman dan kawasan pegunungan. Hal itu berjalan selama setahun ppenuh," ucap Kiki Syahnakri saat ditemui di XXI Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2015) malam.

Proses pengembangan naskah dan skenario, diungkapkan dia, merupakan proses penting yang paling menyita perhatian, tenaga dan pikirannya bersama sutradara Viva Westi.

"Karena kami ingin menceritakan kembali kisah Jenderal Soedirman secara riil. Untuk naskahnya saja bolak balik kami revisi, kita ingin jalan ceritanya benar," jelas dia.

Saat menjalani proses syuting, TNI AD juga membantu tim produksi untuk menyediakan peralatan perang yang dipergunakan Jenderal Soedirman di masa perang gerilya.

Para pemeran film Jenderal Soedirman. Foto: Twitter

"Dinas sejarah TNI AD juga kami libatkan untuk keperluan syuting. Persenjataan perang seperti senjata-senjata kuno yang dipakai pada masa perang gerilya kemerdekaan, tank kuno, peluru hingga bahan peledak semua kami persiapkan," jabar Kiki Syahnakri.

Film Jenderal Soedirman yang dibintangi oleh Adipati Dolken, Ibnu Jamil, Matchias Muchus, Baim Wong, Landung Simatupang dan sejumlah aktor berbakat lainnya memang diproduksi oleh Staff Umum TNI AD, Yayasan Kartika Eka Paksi, Persatuan Purnawirawan TNI AD dan Padma Pictures.

Kepada media pula, saat jumpa pers, Kiki membocorkan filmnya menghabiskan bujet miliaran rupiah. "Di atas Rp 10 miliar, tapi di bawah Rp 15 miliar," ujarnya.

Jenderal Soedirman dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 27 Agustus 2015 nanti. (Gie/Ade)

Loading