Sukses

Bilu Mela Bikin Animasi Indonesia Dikenal Dunia

Liputan6.com, Jakarta Animasi karya anak Indonesia kembali menunjukkan tajinya. Kali ini muncul kabar membanggakan dari sebuah judul serial animasi, Bilu Mela. Lisensi Bilu Mela telah dibeli oleh lima negara yang di antaranya Encipta dari Brasil dan jaringan Al Jazeera TV.

Meski telah dikenal di beberapa negara asing, Bilu Mela memang masih asing di Indonesia. Wajar memang karena sang kreator Bilu Mela, Fajar Nuswantoro dari awal berencana untuk menjual Bilu Mela ke pasar Internasional.

Lalu, seperti apa karakter Bilu Mela sebenarnya? Bilu dan Mela adalah dua ikan yang hidup dalam dua akuarium yang berbeda. Bilu mempunyai ciri-ciri badan berwarna biru. Bilu mempunyai karakter yang spontan dan ekstrovert. Bilu unggul dalam hal aktivitas fisik. Namun, Bilu cenderung ceroboh dan clumsy.

Bilu Mela. Foto: Youtube

Mela, ikan yang berwarnya merah, mempunyai karakter yang berlawanan dengan Bilu. Mela berkarakter pendiam dan berpikir dua kali sebelum bertindak. Mela suka membaca buku dan melakukan eksperimen. Jika Bilu terlibat dalam masalah, seringkali Mela yang mencarikan solusi.

"Ikan dipilih karena mempunyai alam yang berbeda dengan manusia. Dia juga punya aturan hidup sendiri. Diharapkan hal ini menimbulkan banyak kisah yang belum diketahui oleh manusia," kata Fajar kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.

Fajar merupakan lulusan IKJ yang sudah delapan tahun bekerja di televisi nasional. Ia memulai bisnis animasinya pada 2012 dan Bilu Mela adalah karakter petama yang ia ciptakan. Sempat terseok-seok, lantas sebuah distributor dari Irlandia, Monster Entertainment, tertarik dengan konsep Bilu Mela. Mereka bersedia bekerja sama untuk mendistribusikan Bilu Mela ke seluruh dunia.

Bilu Mela. Foto: Youtube

Atas nama pertimbangan internasional, Monster Entertainment meminta judul Bilu Mela diubah menjadi Flip Flap. Debut internasional dimulai pada event MIPCOM, di Cannes pada Oktober 2014. Flip Flap menjadi animasi Indonesia yang pertama kali di screening di event MIPCOM.

Dari Bilu Mela, Fajar yakin animasi Indonesia bisa bersaing. "Paling tidak ini bisa menumbuhkan kepercayaan diri bagi masyarakat Indonesia bahwa kita bisa bersaing di level dunia," kata Fajar Nuswantoro.

Untuk masa mendatang, Fajar akan fokus mengembangkan karakter-karakter Indonesia. Fajar juga ingin mengembangkan animasi di layar lebar. "Cita-cita besarnya sih ingin kayak Industrial Light Magic. Punya studio yang bereksperimen di animasi, tapi juga membuat film dan menciptakan Intellectual Property yang keren-keren," harap Fajar.

Bilu Mela. Foto: Youtube

Loading