Nurul Arifin, Politik dan Pisah Ranjang

SETELAH melewati bursa calon anggota Legislatif yang digelar Lembaga Pengkajian Center for Electoral Reform (Cetro), Nurul Arifin pun dipinang Partai Golongan Karya (Golkar). Gayung bersambut. Istri wartawan Mayong Suryo Leksono ini lantas ditempatkan menjadi fungsionaris Kordinator Wilayah Jawa Barat, khususnya wilayah Kabupaten Karawang. "Saya tegaskan, <I>nggak</I> ada tawaran uang dalam keterlibatan ini," ucap dia. Keputusan Nurul menunggangi partai yang pernah berjaya di masa O...

Diterbitkan 02 Agustus 2003, 12:54 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
SETELAH melewati bursa calon anggota Legislatif yang digelar Lembaga Pengkajian Center for Electoral Reform (Cetro), Nurul Arifin pun dipinang Partai Golongan Karya (Golkar). Gayung bersambut. Istri wartawan Mayong Suryo Leksono ini lantas ditempatkan menjadi fungsionaris Kordinator Wilayah Jawa Barat, khususnya wilayah Kabupaten Karawang. "Saya tegaskan, nggak ada tawaran uang dalam keterlibatan ini," ucap dia. Keputusan Nurul menunggangi partai yang pernah berjaya di masa Orde Baru ini bukan tanpa alasan. Sebab, partai tersebut menjanjikan satu kursi legislatif bagi dirinya. "Lihat saja nanti. Kalau nggak jadi anggota Dewan, berarti ada pengingkaran oleh partai tersebut," beber dia. Jika jaminan yang dimaksud benar adanya, lanjut Nurul, dirinya bisa menjadi corong buat aspirasi yang selama ini dianaktirikan dibanding masalah lain. "Saya berharap bisa menyumbangkan pikiran dan ide-ide buat menghasilkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada perempuan, anak, dan masalah narkoba serta AIDS/HIV," kata Nurul. Semangat Nurul berkecimpung dalam kancah yang dikenal penuh intrik ini tak sejalan dengan suaminya. Dia perlu waktu dua pekan untuk merayu suaminya agar diizinkan berpolitik. "Dia maunya saya nonpartisipan saja," jelas perempuan yang sudah 12 tahun berkumpul bersama Mayong. Tapi akhirnya, lampu hijau diberikan. "Ya mau bagaimana lagi. Saya sih tut wuri handayani [menyokong dari belakang] saja," ungkap mantan wartawan Intisari yang sekarang hijrah ke dunia jurnalistik selebriti ini. Namun dia tegaskan, tak akan mengikuti jejak sang istri. "Saya tetap apolitis," ungkap dia. Buntutnya, Nurul kini tambah sibuk, sampai-sampai pasangan yang dikaruniai dua anak ini dikabarkan retak bahkan sampai pisah ranjang. "Benar saya pisah [ranjang]. Tapi karena tidurnya dibatasi anak saya yang laki-laki saja," jelas Nurul. Jika sang buah hati sudah mau pisah tidur dengannya nanti, pasti lah mereka akan bersama kembali, lanjut mantan bintang film panas ini. "Ya nggak mungkin lah kami pisah. Saya sih ketawa saja mendengar gosip ini. Biarin aja. Yang penting kan kenyataannya nggak," balas Mayong. Mereka sepakat, soal perkawinan bukan cuma soal cinta dan perbedaan. Tapi lebih tentang proses berumah tangga yang sudah mereka jalani. "Ya tolak ukurnya kesetiaan lah. Sejauh mana bisa mempertahanin," telaah Mayong.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Cari Tontonan Hiburan? Vidio Hadirkan Film, Drama, Anime, hingga Sports

Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan