Niat Snada Menyaingi Rayhan

GRUP acapella "Snada" (Senandung Nasyid dan Dakwah) berniat akan <i>go international</i>. Tekat itu mengemuka di sebuah acara di Jakarta, baru-baru ini. Mimpi untuk berkiprah di dunia internasional ini juga dilakukan untuk menyaingi kepopuleran grup nasyid asal Malaysia, Rayhan. Pada kesempatan itu, grup yang dibentuk pada 1994 itu menyatakan lagu-lagu yang mereka senandungkan tak hanya disajikan saat Ramadan, tapi juga di luar bulan puasa. Mengenai grup nasyid di Tanah Air, kelompo...

Diterbitkan 19 Maret 2003, 13:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
GRUP acapella "Snada" (Senandung Nasyid dan Dakwah) berniat akan go international. Tekat itu mengemuka di sebuah acara di Jakarta, baru-baru ini. Mimpi untuk berkiprah di dunia internasional ini juga dilakukan untuk menyaingi kepopuleran grup nasyid asal Malaysia, Rayhan. Pada kesempatan itu, grup yang dibentuk pada 1994 itu menyatakan lagu-lagu yang mereka senandungkan tak hanya disajikan saat Ramadan, tapi juga di luar bulan puasa. Mengenai grup nasyid di Tanah Air, kelompok yang digawangi tujuh pria, yaitu: Agus, Lukman, Erwin, Aal, Iqbal, Ikhsan, dan Teddy berharap masyarakat mendukung perkembangannya. Sebab, Snada bukan satu-satunya grup nasyid yang ada di Indonesia. Masih ada Isdatul Islam, Ilawali, dan Gradasi Acapela.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Soundrenaline Sana Sini Jakarta Sukses Hidupkan Blok M, Gaet 7.000 Audiens

Tim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan