Kenali 5 Film Terbaik Sepanjang Masa Pilihan Kritikus Sedunia

Apa lima film terbaik sepanjang masa pilihan kritikus film sedunia? Yuk, kenali satu-satu.

Diterbitkan 27 Januari 2015, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

No.3

Tokyo Story (Sutr. Yasujiro Ozu, 1953)

Yasujiro Ozu adalah master sinema Jepang era lampau. Bila ditonton sekarang, filmnya sederhana sekali. Ia jarang menggerakkan kameranya macam-macam. Lebih fokus menyorot orang. Ozu tertarik menyoroti Jepang yang gagap menghadapi modernitas. Tokyo Story adalah karyanya yang bagus untuk melihat bagaimana konflik antar generasi terjadi di Jepang yang tengah berubah pasca perang. Nilai-nilai tradisional berbenturan dengan modernitas. Kita lihat bagaimana orangtua memandang hidup, dan sebaliknya juga, bagaimana yang lebih muda memandang hidup. Kisah yang diangkat film ini sederhana sebetulnya: pasangan renta datang ke kota besar untuk menemui anak-cucunya yang sudah sibuk dengan kehidupan kota. Sebuah film tanpa tanda seru dengan hasil maksimal.

No. 2

Citizen Kane (Sutr. Orson Welles, 1941)

Selama puluhan tahun Citizen Kane disebut sebagai film terbaik sepanjang masa yang pernah dibuat manusia. Siapa sangka, film ini dibuat oleh pemuda berusia 25 tahun Orson Welles. Ia tak cuma menyutradarai, tapi juga ikut menjadi bintang utamanya sebagai Charles Foster Kane, yang kisah hidupnya terinspirasi jutawan surat kabar William Randolph Hearst. Jika ditonton sekarang segala gerak kamera maupun penceritaan film ini terasa biasa. Namun, percayalah, apa yang kita anggap biasa kini semuanya berawal dari Citizen Kane.

No.1

Vertigo (Sutr. Alfred Hitchcock, 1958)

Inilah film terbaik sepanjang masa saat ini pilihan kritikus film sedunia. Asal tahu saja, ketika rilis pertama kli, filmnya tak terlalu dianggap. Namun kini jadi salah satu karya terbaik master film misteri-suspens Alfred Hitchcock. Diadaptasi dari novel Prancis berjudul D'entre les morts, filmnya adalah pengembaraan akan obsesi dan tipu daya. Kisahnya dimulai dengan seorang detektif swasta (John Stewart) mengalami vertigo, trauma pada ketinggian usai melihat seorang polisi jatuh dari gedung. Ia lalu menerima satu tugas lagi, menguntit istri seorang kawan lama. Si istri (Kim Novak) ternyata punya misteri tersendiri. Sang detektif yang mulai menaruh hati pada istri temannya lalu kian terperosok dalam pusaran misteri itu. Lewat film ini, Hitchcock menyuguhkan film yang bakal terus menghantui penontonnya.(Ade/Feb)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Feby FerdianTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan