Sukses

Reborn, Killing Me Inside Lebih Manis dengan Vokalis Cewek

Liputan6.com, Jakarta Grup band Killing Me Inside (KillMS) kini hadir dengan wajah baru. Setelah ditinggal sang vokalis, Onad, band beraliran pop-metalcore itu kini kembali dengan konsep baru. Tak lagi bertiga, peraih The Best Indie Music Indigo Digital Music Awards 2010 ini kembali ke formasi awal berlima.

Dua pemain additional mereka, Tetsu dan Putra ditarik secara resmi mengisi posisi bass dan drum. Sementara pengganti Onad, mereka memilih Vira guna menjadi orang terdepan di panggung. Hal itu pun langsung menarik perhatian banyak pihak mengingat musik KillMS identik dengan genre yang keras.

"Akhirnya setelah lebih dari empat tahun drumer dan bassist additional-nya kami resmikan. Sementara harus diakui sosok Onad sangat iconic dan susah dilepas, kami sempat gambling juga. Tapi adanya Vira ini KillMS tetap keras, lebih kuat dan manis tentunya," kata sang gitaris, Josaphat di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/2014).

Sedikitnya ada tiga alasan yang mendasari KillMS memilih Vira sebagai vokalis. Selain kemampuan bernyanyi yang baik, Vira juga dianggap bisa menghilangkan nama besar Onad sebagai vokalis KillMS.

"Kalau soal vokalis cewek, menurut kami alasan pertamanya lebih enak dilihat. Kedua, vokalis cewek itu jarang dalam sebuah band. Dan terakhir, kalau posisi Onad diganti dengan cowok juga pasti tingkat kesulitannya tinggi, soalnya bakal dibandingkan," ujar CEO Royal Prima Musikindo, Oktaf.

"Kalau dibandingkan Onad, itu nggak akan enak. Makanya waktu dibilang cewek, langsung saya setuju. Dan itu alasan yang paling penting kami tarik Vira," lanjutnya.

Bersamaan dengan pengenalan formasi anyarnya ini, Killing Me Inside juga sekaligus meluncurkan album baru bertajuk Rebirth: A New Begining. Album yang berisikan 10 lagu ini berisikan separuh lagu berbahasa Indonesia dan Inggris. Sedangkan Kau dan Aku Berbeda dipilih Josaphat Cs sebagai single jagoannya.

"Kami ini awalnya berlima, sekarang kembali berlima. Kehadiran Vira ini membawa perubahan terutama dalam masalah chord musik, dan itu sangat baik," pungkas sang keyboardist, Rudye.