Sukses

Penjualan Bersih Sri Rejeki Isman Melesat Jadi Rp 2,86 Triliun

PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) meraih laba periode berjalan naik menjadi Rp 242,59 miliar hingga September 2013. Angka perolehan laba itu naik 52,91% dari periode sama tahun 2012 senilai Rp 158,65 miliar.

Penjualan bersih perseroan naik 44,39% menjadi Rp 2,86 triliun hingga September 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,98 triliun. Demikian mengutip dari keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (28/10/2013).

Kinerja perseroan meningkat didorong dari kenaikan pendapatan operasi lainnya menjadi Rp 6,33 miliar hingga September 2013 dari posisi periode sama tahun lalu Rp 153,17 juta.

Namun, beban pokok penjualan bersih perseroan naik menjadi Rp 2,26 triliun hingga September 2013 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,54 triliun. Laba kotor perseroan naik dari Rp 435,26 miliar hingga kuartal ketiga 2012 menjadi Rp 600,12 miliar.

Laba per saham dasar perseroan naik menjadi 16,02 pada kuartal ketiga 2013 dari periode sama tahun sebelumnya 12,21. Total liabilitas/kewajiban perseroan naik menjadi Rp 2,41 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 2,23 triliun.

Ekuitas perusahaan tekstil ini naik menjadi Rp 2,85 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 1,32 triliun. Kas dan setara kas perseroan naik menjadi Rp 510,49 triliun pada 30 September 2013 dari posisi 31 Desember 2012 senilai Rp 69,09 miliar.

Pada perdagangan siang ini, saham SRIL naik lima poin ke level Rp 280 per saham. (Ahm)