Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat secara teknikal pada perdagangan saham Jumat (22/5/2026). Apa saja rekomendasi saham-nya?
Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup melemah 3,54% dan disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing Rp 508 miliar pada Kamis, 21 Mei 2026. Saham-saham yang paling banyak dijual asing antara lain saham ANTM, BBRI, BMRI, TLKM dan DSSA.
“IHSG berpotensi short term teknikal rebound jika bertahan di support 6.000-an,” ujar Head of Retail Research, BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam catatanya.
Advertisement
Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 5.900-6.000 dan level resistance 6.120-6.170.
Rekomendasi Saham
Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Japfa Comfeed Tbk (JFPA).
Rekomendasi Teknikal
Trading Idea hari ini: WIFI, PTRO, BRPT, INCO, BUMI, dan JPFA
- WIFI Spec Buy dengan area beli di 1930-1945, cutloss di bawah 1920. Target dekat di 1980-2000.
- PTRO Buy on Weakness dengan area beli di 3250-3450, cutloss di bawah 3230. Target dekat di 3600-3700.
- BRPT Spec Buy dengan area beli di 1450-1530, cutloss di bawah 1450. Target dekat di 1580-1660.
- INCO Spec Buy dengan area beli di 4610-4670, cutloss di bawah 4600. Target dekat di 4770-4840.
- BUMI Spec Buy dengan area beli di 160-164, cutloss di bawah 157. Target dekat di 167-170.
- JPFA Spec Buy dengan area beli di 2550-2580, cutloss di bawah 2550. Target dekat di 2600-2640.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Penutupan IHSG pada 21 Mei 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893145/original/056566800_1641196873-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-2.jpg)
Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meninggalkan posisi 6.100 pada perdagangan saham Kamis, (21/5/2026). IHSG melemah di tengah aksi jual saham investor dan seluruh sektor saham melemah.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG anjlok 3,54% menjadi 6.094,94. Pada Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.378,81 dan level terendah 6.080,95. Seiring IHSG melemah itu, kapitalisasi pasar saham BEI turun menjadi Rp 10.553 triliun.
Pengamat pasar modal Reydi Octa menuturkan, koreksi IHSG 3% dipicu kombinasi tekanan eksternal dan internal yang membuat investor memilih risk off.
“Dari global, pasar masih dibayangi ketidakpastian suku bunga tinggi AS, penguatan dolar AS, dan keluarnya dana asing,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.
Sedangkan dari domestik, Reydi menuturkan, pasar khawatir terhadap stabilitas pasar modal setelah berbagai isu free float, likuiditas, dan evaluasi indeks MSCI dan FTSE. Ia juga menambahkan, pembentuan badan baru untuk ekspor komoditas juga menjadi perhatian.
“Wacana untuk membentu satu badan baru untuk pintu ekspor komoditas juga buat investor wait and see terhadap implementasinya sehingga memberatkan laju IHSG karena sektor komoditas merupakan salah satu sektor unggulan dan penggerak IHSG,” kata dia.
Advertisement
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267165/original/042073600_1602658746-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-8.jpg)
Di sisi lain, investor asing melepas saham Rp 544,85 miliar. Dengan demikian, investor asing telah menjual saham Rp 41,32 triliun.
Pada perdagangan saham Kamis pekan ini, volume perdagangan saham mencapai 33,81 miliar saham dan nilai transaksi harian Rp 18,4 triliun. Sedangkan total frekuensi perdagangan 2,12 juta kali transaksi.
Seluruh sektor saham memerah. Sektor saham energi terpangkas 6,91%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham basic susut 6,53%, sektor saham industri merosot 5,37%
Selanjutnya sektor saham consumer nonsilikal tergelincir 1,44%, sektor saham consumer siklikal merosot 6,05%, sektor saham kesehatan terperosok 1,65%, sektor saham keuangan turun 1,22%. Lalu sektor saham properti melemah 3,89%, sektor saham teknologi tergelincir 1,38%, sektor saham infrastruktur turun 5,58%, dan sektor saham transporasi susut 4,92%.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294561/original/045730600_1783843861-cek_fakta_-_pemutihan_pajak_kendaraan_gratis_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294353/original/011938600_1783830677-cek_fakta_-_bansos_pkh_juli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121792/original/089615500_1660295127-000_DV796670.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294722/original/070659100_1783855098-Lautaro_Martinez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294841/original/008907800_1783891890-20260712_183218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294169/original/097035400_1783819062-ing7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294474/original/094305800_1783838406-063_2285709844.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294171/original/030534100_1783819063-ing9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294699/original/022281100_1783851743-England_s_Harry_Kane__left__Jude_Bellingham__center__and_Morgan_Rogers.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294548/original/063184200_1783843237-063_2285693617.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294309/original/057015000_1783829242-ar13.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4184328/original/008141600_1665137969-20221007_150230.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008993/original/066039300_1577703438-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-4.jpg)