IHSG Hari Ini 18 Mei 2026 Anjlok 2,49%, Tinggalkan Posisi 6.600

Sebanyak 519 saham melemah dan seluruh sektor saham tertekan membebani Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin, (18/5/2026).

Diterbitkan 18 Mei 2026, 09:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin tertekan pada perdagangan saham Senin, (18/5/2026). IHSG hari ini merosot di tengah bursa saham Asia yang melemah dan seluruh sektor saham tertekan.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka turun 94,35 poin menjadi 6.629,97.Pada pukul 09.08 WIB, IHSG anjlok 2,49% menjadi 6.555. Indeks saham LQ45 terpangkas 2,28% menjadi 643. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.631,28 dan level terendah 6.548,06. Sebanyak 519 saham melemah sehingga menekan IHSG. 111 saham menguat dan 98 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 373.285 kali dengan volume perdagangan saham 4,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 2,8 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat makin perkasa terhadap rupiah. Dolar AS berada di posisi 17.654 terhadap rupiah.

Seluruh sektor saham tertekan. Sektor saham energi turun 1,99%, sektor saham basic melemah 4,81%, sektor saham industri merosot 2,15%. Selain itu, sektor saham consumer nonsiklikal terpangkas 1,19%, sektor saham consumer siklikal susut 1,84%. Kemudian sektor saham kesehatan terpangkas 0,87%, sektor saham keuangan terperosok 1,6%. Lalu sektor saham properti turun 1,12%, sektor saham teknologi melemah 1,26%, sektor saham infrastruktur tergelincir 3,37% dan sektor saham transportasi turun 3,56%.

Harga saham BMRI turun 1,9% menjadi Rp 4.120 per saham. Harga saham BMRI dibuka turun 30 poin menjadi Rp 4.170 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 4.200. Harga saham BMRI berada di level tertinggi Rp 4.170 dan terendah Rp 4.100 per saham. Total frekuensi perdagangan 12.660 kali dengan volume perdagangan saham 813.418 saham. Nilai transaksi Rp 337,9 miliar.

Gerak Saham

Harga saham ADRO turun 1,19% menjadi Rp 2.490 per saham. Harga saham ADRO dibuka melemah 20 poin ke Rp 2.500 per saham. Saham ADRO berada di level tertinggi Rp 2.510 dan terendah Rp 2.480 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.045 kali dengan volume perdagangan saham 156.140 saham. Nilai transaksi Rp 39 miliar.

Harga saham BUMI susut 1,87% menjadi Rp 210 per saham. Saham BUMI berada di level tertinggi Rp 214 dan terendah Rp 206 per saham. Total frekuensi perdagangan 13.019 kali dengan volume perdagangan saham 4.737.745 saham. Nilai transaksi Rp 100,9 miliar.

Harga saham MBMA terpangkas 5,13% menjadi Rp 560 per saham. Saham MBMA berada di level tertinggi Rp 580 dan terendah Rp 555 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.767 kali dengan volume perdagangan saham 226.803 saham. Nilai transaksi Rp 12,9 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham MEDS naik 20,75%
  • Saham BPTR naik 14,83%
  • Saham BPTR naik 14,46%
  • Saham DKHH naik 12%
  • Saham ABDA naik 11,44%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham DSSA melemah 14,98%
  • Saham TPIA melemah 14,88%
  • Saham AMMN melemah 12,16%
  • Saham RLCO melemah 10,89%
  • Saham CUAN melemah 11,19%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

  • Saham BMRI senilai Rp 406 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 286,7 miliar
  • Saham BBRI senilai Rp 253,9 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 254 miliar
  • Saham TPIA senilai Rp 165 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham WBSA tercatat 43.784 kali
  • Saham BIPI tercatat 29.419 kali
  • Saham BBRI tercatat 17.974 kali
  • Saham BMRI tercatat 17.650 kali
  • Saham MEDS tercatat 16.919 kali
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • IHSG Hari Ini
  • Bursa Saham Asia
  • Sektor Saham