IHSG Anjlok 1,8%, Tinggalkan 6.800 pada Sesi Pertama

Sebanyak 398 saham melemah sehingga menekan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama, Rabu (13/5/2026).

Diterbitkan 13 Mei 2026, 13:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada sesi pertama perdagangan saham Rabu, (13/5/2026) usai rilis hasil penyesuaian Morgan Stanley Capital International (MSCI) Mei 2026. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat dan mayoritas sektor saham tertekan.

Mengutip data RTI, pada sesi pertama, IHSG ditutup turun 1,81% menjadi 6.734,53. Indeks saham LQ45 turun 1,66% menjadi 658,69. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 6.787,34 dan level terendah 6.726,57. Sebanyak 398 saham melemah sehingga bebani IHSG. 262 saham menguat dan 150 saham diam di tempat.

Pengamat pasar modal Hans Kwee menuturkan, pasar saham bereaksi atas pengumuman rebalancing MSCI pada 12 Mei 2026. Namun, ia menilai, pelaku pasar seharusnya lebih tenang dan tidak terjebak dalam kepanikan jual atau panic selling.

“Perlu dipahami bahwa penghapusan atau deletion sejumlah emiten dari indeks ini lebih bersifat teknikal terkait metodologi bobot dan likuiditas, bukan serta merta mencerminkan kerusakan fundamental pada perusahaan itu,” kata Hans dalam catatannya.

Ia menuturkan, selain itu, banyak pelaku pasar dan fund manager sudah mengantisipasi penghapusan saham tersebut oleh MSCI dalam beberapa bulan terakhir. “Fund manager aktif sebagian akan memanfaatkan periode terakhir pada 29 Mei 2026 untuk melakukan rebalancing portofolionya mengikuti pengumuman MSCI,” kata dia.

Total frekuensi perdagangan saham 1.476.357 kali dengan volume perdagangan saham 26,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,3 triliun . Posisi dolar Amerika Serikat diperkirakan 17.475.Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham transportasi yang melambung 1,84%.

 

Sektor Saham

Di sisi lain, sektor saham basic turun 3,86%, dan catat koreksi terbesar. Sektor saham infrastruktur terpangkas 3,05%, sektor saham energi turun 0,73%, sektor saham consumer nonsiklikal tergelincir 0,52%.

Selain itu, sektor saham consumer siklikal susut 2,04%, sektor saham kesehatan melemah 0,91%, sektor saham Keuangan terperosok 0,75%, sektor saham properti melemah 0,60%. Lalu sektor saham teknologi susut 1,10%.

Rabu pekan ini, saham RAJA melonjak 6,95% menjadi Rp 4.460 per saham. Harga saham RAJA dibuka naik 90 poin menjadi Rp 4.260 per saham. Saham RAJA berada di level tertinggi Rp 4.580 dan terendah Rp 4.230 per saham. Total frekuensi perdagangan 18.650 kali dengan volume perdagangan saham 374.616 saham.

Gerak Saham

Harga saham PTRO melemah 2,79% menjadi Rp 5.225 per saham. Harga saham PTRO dibuka turun 25 poin menjadi Rp 5.350 per saham. Saham PTRO berada di level tertinggi Rp 5.550 dan level terendah Rp 5.150 per saham. Total frekuensi perdagangan 22.688 kali dengan volume perdagangan saham 604.588 saham. Nilai transaksi Rp 323 miliar.

Harga saham KRYA turun 4,94% menjadi Rp 77 per saham. Saham KRYA dibuka naik dua poin menjadi Rp 83 per saham. Harga saham KRYA berada di level tertinggi Rp 90 dan terendah Rp 76 per saham. Total frekuensi perdagangan 19.851 kali dengan volume perdagangan saham 3.214.554 saham. Nilai transaksi Rp 26,3 miliar.

Harga saham SSMS melemah 7,52% menjadi Rp 1.230 per saham. Saham SSMS dibuka turun 30 poin menjadi Rp 1.300 per saham. Saham SSMS berada di level tertinggi Rp 1.310 dan levelt erendah Rp 1.230 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.306 kali dengan volume perdagangan saham 62.815 saham. Nilai transaksi Rp 7,9 miliar.

Top Gainers-Losers

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

  • Saham KOPI melonjak 24,56%
  • Saham KONI melonjak 19,51%
  • Saham ELPI melonjak 19,02%
  • Saham SWID melonjak 18,52%
  • Saham BNBR melonjak 15,38%

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

  • Saham MSIN melemah 14,81%
  • Saham YOII melemah 14,29%
  • Saham TPIA melemah 14,26%
  • Saham MORA melemah 12,75%
  • Saham SIPD melemah 12,57%

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BRPT senilai Rp 764,7 miliar
  • Saham BNBR senilai Rp 548,8 miliar
  • Saham BMRI senilai Rp 501,1 miliar
  • Saham ANTM senilai Rp 456,9 miliar
  • Saham BBCA senilai Rp 425 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

  • Saham BNBR tercatat 113.885 kali
  • Saham BRPT tercatat 60.865 kali
  • Saham PADI tercatat 50.700 kali
  • Saham WBSA tercatat 42.363 kali
  •  

 

 

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • MSCI
  • Nilai Tukar Rupiah
  • Sektor Saham