Prodia Tebar Dividen Rp 144,75 Miliar, Pemegang Saham Dapat Rp 162,68

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) untuk tahun buku 2025.

Diterbitkan 24 April 2026, 17:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 144,75 miliar. Keputusan ini telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 23 April 2026.

"Perseroan menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 23 April 2026," tulis Corporate Secretary Prodia, Marina Eka Amalia, dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (24/4/2026).

Ia menyampaikan, besaran dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham ditetapkan sebesar Rp 162,683 per saham. Nilai tersebut mencerminkan total dividen yang sama, baik dalam batas minimum maupun maksimum, yakni Rp 144.751.366.215.

Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja keuangan Perseroan sepanjang 2025. Prodia mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 206,79 miliar. Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp 1,27 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp 2,39 triliun.

Jadwal Pembagian Dividen Perseroan juga telah menetapkan jadwal pembagian dividen sebagai berikut:

- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 4 Mei 2026

- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 5 Mei 2026

- Cum dividen pasar tunai: 6 Mei 2026

- Ex dividen pasar tunai: 7 Mei 2026

- Daftar pemegang saham (DPS): 6 Mei 2026 pukul 16.00 WIB

- Tanggal pembayaran dividen: 22 Mei 2026

Dengan pembagian ini, total dividen tunai tahun buku 2025 yang diterima pemegang saham tetap sebesar Rp 162,683 per saham dengan total nilai Rp 144,75 miliar, sesuai dengan data DPS yang telah ditetapkan. Langkah pembagian dividen ini menjadi sinyal komitmen Prodia dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan data RTI, harga saham PRDA turun 1,58% menjadi Rp 2.490 per saham. Harga saham PRDA dibuka stagnan di posisi Rp 2.530 per saham. Saham PRDA berada di level tertinggi Rp 2.530 dan terendah Rp 2.460 per saham. Total frekuensi perdagangan 225 kali dengan volume perdagangan saham 2.319 saham. Nilai transaksi harian Rp 578,5 juta.

Bio Majesty Pte Lepas 28,12 Juta Saham PRDA

Sebelumnya, salah satu pemegang saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) yakni EFG Bank AG Singapore-Bio Majesty Pte Ltd melepas saham PRDA pada 26 Maret 2026.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, (30/3/2026), Bio Majesty Pte Ltd melepas 28.125.000 saham PRDA dengan harga Rp 2.430 per saham. Nilai transaksi penjualan saham PRDA itu sekitar Rp 68,34 miliar.

“Tujuan transaksi untuk perubahan kepemilikan saham dengan status kepemilikan saham langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi penjualan saham PRDA, Bio Majesty Pte Ltd memiliki 12% saham PRDA atau setara 112.500.000 saham PRDA. Sebelumnya, Bio Majesty Pte Ltd mengenggam 140.625.000 saham PRDA atau setara 15%.

Pada penutupan perdagangan saham Senin, 30 Maret 2026, harga saham PRDA naik 14,46% ke posisi Rp 2.770 per saham. Saham PRDA dibuka turun 10 poin ke posisi Rp 2.410 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 2.420 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 819 kali dengan volume perdagangan saham 30.026 saham. Nilai transaksi Rp 7,8 miliar. Saham PRDA berada di level tertinggi Rp 2.770 dan terendah Rp 2.390 per saham.