Investor Asing Lepas Saham Rp 1,13 Triliun pada 2-6 Februari 2026

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4,7% pada perdagangan saham 2-6 Februari 2026 di tengah aksi jual saham oleh investor asing.

Diterbitkan 08 Februari 2026, 17:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Investor asing masih melakukan aksi jual saham pada perdagangan saham 2-6 Februari 2026. Namun, aksi jual itu tidak sebesar pada pekan lalu. Seiring aksi jual oleh asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun tertekan.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu (8/2/2026), investor asing lepas saham Rp 1,13 triliun pada 2-6 Februari 2026. Aksi jual saham ini lebih rendah dari pekan lalu di posisi Rp 13,92 triliun.

Pada pekan ini, aksi jual saham terbesar mencapai Rp 1,4 triliun pada Rabu, 4 Februari 2026. Lalu pada Selasa, 3 Februari 2026, aksi jual mencapai Rp 833,87 miliar dan Kamis, 5 Februari 2026 sebesar Rp 469,81 miliar.

Investor asing membeli saham pada awal pekan. Tercatat aksi beli saham mencapai Rp 654,83 miliar. Aksi beli saham oleh investor asing terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026 yang mencapai Rp 944,31 miliar.

Adapun pada pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi. IHSG melemah 4,73% ke posisi 7.935,26. Pada pekan ini, IHSG mencapai level tertinggi di 8.313,05 dan level terendah 7.712.

Adapun pergerakan IHSG pekan ini terjadi di tengah perkembangan langkah-langkah yang dilakukan otoritas pasar modal Indonesia untuk melakukan reformasi pasar modal secara menyeluruh.

Mengutip riset Ashmore Asset Management Indonesia, poin-poin utama yang dibahas tetap konsisten untuk meningkatkan kredibilitas dan daya investasi pasar saham.

Otoritas pasar modal juga berkomitmen untuk kembali dan memperkuat kepercayaan investor global. Beberapa inisiatif yang diusulkan termasuk menaikkan free float atau saham beredar di publik untuk penawaran saham perdana atau initial public offering menjadi 15% dan peningkatan bertahap free float untuk perusahaan tercatat. Selain itu, ada peningkatan keterbukaan bagi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1% dan peningkatkan klasifikasi investor menjadi 27 sub tipe dari semula sembilan.

“Perkembangan ini terus dinamis dan menunjukkan sikap yang lebih serius dan aktif yang diambil oleh otoritas,” demikian seperti dikutip.

 

 

Dibayangi Laporan Moody's

Saham pun terus menunjukkan perbedaan antara saham-sahamyang secara fundamental lebih kuat dan saham-saham spekulasi yang mengalami koreksi lebih signifikan.

Namun, salah satu faktor kejutan pekan ini adalah pengumuman dari lembaga pemeringkat Moody’s mengenai outlook atau prospek peringkat Indonesia.

"Poin kuncinya adalah meskipun peringkat tetap dan tetap berada dlama kategori investment grade,” demikian seperti dikutip.

Akan tetapi, Moody’s mengubah outlook menjadi negatif dari stabil. Hal ini lantaran berkurangnya prediktabilitas dalam kebijakan bersama dengan risiko terhadap kesehatan fiskal.

“Kementerian Keuangan dengan cepat menanggapi berita tersebut dan kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga inflasi, mata uang dan stabilitas pasar keuangan,” demikian seperti dikutip.

Selain itu, S&P Global Ratings menunjukkan penurunan fiskal dapat menambah risiko terhadap peringkat, tetapi respons dari pemerintah untuk menjaga kepercayaan investor dapat mengurangi risiko itu.

 

Volatilitas Jangka Pendek

Adapun pengumuman Moody’s mengakibatkan dampak negatif langsung terhadap saham dan obligasi Indonesia. Indeks saham turun 2% dan imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun naik 11 basis poin (bps) menjadi 6,44%. Selain itu, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS menjadi 16.866.

"Saat ini saham akan tetap sensitif terhadap berita utama terkait reformasi pasar modal dan perkembangan makro ekonomi. Investor terus mengamati bagaimana otoritas akan mengawasi kekhawatiran utama dari investor global dan jalan menuju reformasi semakin terlihat jelas dan menjadi perubahan struktural positif dalam jangka panjang,” demikian seperti dikutip.

Ashmore melihat volatilitas kemungkinan akan tetap berlanjut dalam jangka pendek. Investor dinilai akan tetap hati-hati.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Investor Asing
  • Aksi Jual
  • Perdagangan Saham