Liputan6.com, Jakarta - Kudapan manis dengan sensasi cokelat lumer yang memanjakan lidah, scoopable cookies kini menjadi fenomena viral di kalangan pecinta kuliner. Keunikan cara menikmatinya yang cukup disendok langsung dari wadah, tanpa perlu dipotong, menjadikannya favorit banyak orang. Kini, Anda bisa menciptakan resep Scoopable Cookies takaran sendok di rumah dengan panduan praktis dan mudah diikuti.
Berbeda dari cookies biasa, kudapan ini tidak perlu dipotong atau digigit susah payah. Anda cukup mengambil sendok, menyendok langsung dari wadahnya, dan menikmati isian cokelat yang meleleh di setiap suapan. Sensasi inilah yang membuat scoopable cookies langsung mencuri perhatian begitu muncul di layar, dengan cokelatnya yang lumer, kaya rasa, serta cara makan yang tidak biasa.Â
Untuk membuat scoopable cookies yang lezat dan lumer, takaran sendok ini akan memudahkan Anda tanpa perlu timbangan dapur. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (25/8/2026).
Advertisement
Bahan-Bahan Pilihan untuk Scoopable Cookies Takaran Sendok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332233/original/071736800_1787642508-watermarked_img_3035441688092230342.jpg)
Berikut bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat adonan cookies yang lumer dan lezat:
- Mentega Tawar (Unsalted Butter): 3-4 sendok makan (sdm) cair, atau sekitar 45-60 gram.Â
- Gula Merah (Brown Sugar): 4-5 sdm padat.Â
- Gula Pasir: 2-3 sdm, atau sekitar 25-50 gram.
- Telur: 1 butir ukuran sedang, atau sekitar 50 gram.
- Ekstrak Vanila: 1 sendok teh (sdt).Â
- Tepung Terigu Serbaguna: 7-8 sdm, setara dengan 100-120 gram.Â
- Tepung Maizena: 1 sdm (opsional), untuk tekstur lebih kenyal.
- Baking Soda: 1/2 sdt, atau sekitar 2 gram.
- Baking Powder: 1/2 sdt (opsional)
- Garam: 1/4 sdt atau secukupnya, atau sekitar 2 gram.
- Chocolate Chips atau Choco Chunks: 5-7 sdm, sekitar 75-100 gram.
Untuk sensasi cokelat lumer yang lebih intens, Anda dapat menyiapkan bahan isian opsional:
- Dark Chocolate: 200 gram.
- Rich's Double Cream (atau whipping cream cair): 200 gram (opsional, untuk ganache).
Advertisement
Langkah Mudah Membuat Scoopable Cookies LumerÂ
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332234/original/075084600_1787642508-watermarked_img_3408649223536871821.jpg)
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menciptakan scoopable cookies yang lumer dan menggugah selera:
-
Persiapan Awal:
Panaskan oven hingga suhu 175°C (350°F). Siapkan loyang yang dialasi kertas roti atau cup aluminium. Jika menggunakan isian cokelat lumer, lelehkan dark chocolate bersama Rich's Double Cream hingga menyatu sempurna, dinginkan di chiller hingga set, lalu bentuk bulat-bulat kecil dan bekukan di freezer.
-
Membuat Adonan Basah:
Dalam mangkuk besar, campurkan mentega cair, gula merah, dan gula pasir. Aduk rata hingga creamy. Masukkan telur dan ekstrak vanila, lalu aduk kembali hingga adonan halus dan tercampur rata.
-
Menggabungkan Bahan Kering:
Dalam mangkuk terpisah, ayak tepung terigu, tepung maizena (jika pakai), baking soda, baking powder (jika pakai), dan garam. Aduk rata. Secara bertahap, masukkan campuran bahan kering ke dalam adonan basah. Aduk sebentar hingga setengah tercampur rata, hindari mengaduk terlalu lama.
-
Menambahkan Cokelat:
Masukkan chocolate chips atau choco chunks ke dalam adonan. Aduk perlahan hingga rata.
-
Pendinginan Adonan:
Simpan adonan ke dalam lemari es minimal 20-30 menit, atau lebih baik 3 jam hingga semalaman. Proses ini akan membuat tekstur cookies lebih padat dan tidak mudah melebar saat dipanggang.
-
Membentuk dan Memanggang:
Ambil adonan cookies sekitar 80 gram atau sesuai selera. Jika menggunakan isian cokelat lumer, pipihkan adonan, letakkan isian cokelat beku di tengahnya, lalu bulatkan kembali hingga isian tertutup rapat. Susun adonan di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti atau di dalam cup aluminium. Tambahkan ekstra chocolate chips di atasnya jika diinginkan. Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 175°C selama kurang lebih 10-15 menit, atau hingga bagian pinggir cookies mulai kecoklatan.
-
Penyelesaian:
Setelah matang, keluarkan cookies dari oven. Taburi sedikit garam laut serpihan (flakey sea salt) di atasnya jika suka. Biarkan cookies dingin hingga suhu ruang sebelum disajikan, atau nikmati selagi hangat untuk sensasi lumer yang maksimal.
Tips Anti Gagal untuk Hasil Terbaik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332235/original/078327900_1787642508-watermarked_img_8206387834117285937.jpg)
Untuk memastikan scoopable cookies Anda berhasil sempurna, perhatikan beberapa tips penting berikut:
- Jangan Terlalu Lama Mengaduk: Mengaduk adonan terlalu lama setelah tepung masuk dapat membuat cookies menjadi keras. Cukup aduk hingga semua bahan tercampur rata.
- Pentingnya Pendinginan Adonan: Proses pendinginan adonan di kulkas sangat krusial. Ini membantu mentega mengeras kembali, mencegah cookies melebar terlalu banyak saat dipanggang, dan menghasilkan tekstur yang lebih baik.
- Suhu Oven yang Tepat: Pastikan oven sudah panas sempurna sebelum memasukkan adonan. Suhu yang tepat akan memastikan cookies matang merata dan mendapatkan tekstur yang diinginkan.
- Nikmati Selagi Hangat: Scoopable cookies paling nikmat disantap saat masih hangat, karena isian cokelatnya akan lumer sempurna dan memberikan sensasi yang memuaskan.
Advertisement
Tips Menyimpan Scoopable Cookies
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332236/original/082837100_1787642508-watermarked_img_3867833274028023033.jpg)
Melansir laman Ambitious Kitchen, setelah cookies yang lembut, lumer, dan penuh cokelat matang di dalam loyang, saatnya menikmati hasilnya. Cookies ini paling nikmat disajikan dalam mangkuk atau gelas sundae bersama satu scoop es krim vanila.
Karena teksturnya memang dibuat lembut, gooey, dan sedikit berantakan, cookies ini tidak perlu dipotong dengan bentuk sempurna. Cukup ambil menggunakan sendok dan nikmati selagi hangat bersama es krim yang perlahan meleleh.Â
1. Menyimpan di Kulkas
- Tutup loyang menggunakan aluminium foil, kemudian simpan di dalam kulkas.
- Cookies dapat bertahan hingga sekitar 3 hari jika disimpan dengan baik.
- Saat ingin menikmatinya kembali, ambil secukupnya lalu hangatkan dalam microwave selama kurang lebih 20 detik.
- Karena cookies akan menjadi lebih keras setelah dingin, gunakan pisau untuk mengambil bagian yang ingin dipanaskan jika diperlukan.
2. Menyimpan Adonan di Freezer
Jika ingin cookies selalu tersedia dan bisa dipanggang kapan saja, adonan justru lebih baik dibekukan sebelum dipanggang.
- Bentuk adonan menjadi 7 bola adonan berukuran besar.
- Letakkan di dalam freezer selama sekitar 30 menit hingga cukup padat.
- Setelah itu, pindahkan adonan ke dalam kantong khusus freezer yang dapat digunakan kembali.
- Saat ingin memanggangnya, letakkan semua adonan beku ke dalam loyang.
- Tambahkan beberapa menit pada waktu pemanggangan karena adonan masih dalam kondisi beku.
Dengan cara ini, Anda tidak perlu memanggang seluruh adonan sekaligus. Saat ingin menikmati giant cookies yang hangat dan lumer, cukup keluarkan adonan dari freezer dan panggang sesuai kebutuhan.Â
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Scoopable Cookies Takaran Sendok
1. Apa itu Scoopable Cookies?
Scoopable cookies adalah jenis cookies yang disajikan dalam keadaan lumer, biasanya langsung dari wadahnya, dan dinikmati dengan sendok karena isian cokelatnya yang meleleh.
2. Mengapa adonan Scoopable Cookies perlu didinginkan di kulkas?
Pendinginan adonan membantu mentega mengeras kembali, mencegah cookies melebar terlalu banyak saat dipanggang, dan menghasilkan tekstur yang lebih padat dan baik.
3. Berapa lama waktu memanggang Scoopable Cookies?
Waktu memanggang umumnya sekitar 10-15 menit pada suhu 175°C, atau hingga bagian pinggir cookies mulai kecoklatan.
4. Apa yang membuat Scoopable Cookies lumer?
Sensasi lumer pada scoopable cookies berasal dari isian cokelat yang meleleh saat dipanggang, terutama jika dinikmati selagi hangat.
5. Bisakah menggunakan takaran gram jika tidak yakin dengan takaran sendok?
Ya, beberapa resep menyediakan takaran gram untuk akurasi yang lebih tinggi. Jika Anda memiliki timbangan dapur, disarankan untuk mengikuti takaran gram untuk hasil yang lebih konsisten.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332232/original/068232900_1787642508-watermarked_img_8571923267138783340.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326531/original/047639100_1787026300-01M09FC94J4B0SWRGFX2RB257X.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326525/original/044547200_1787026295-01M09F8ANS8RKHFHAA6NNXE430.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326538/original/054301100_1787026303-01M09FA6XX8FTM6B34M76MV3E2.jpg)