Liputan6.com, Jakarta - Pasca pasar modal Indonesia diguncang oleh dampak laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Petinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memutuskan untuk berkantor langsung di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).
Lantas sampai kapan OJK berkantor di BEI?
Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan OJK akan terus berkantor di BEI selama masih dibutuhkan oleh kondisi pasar.
Advertisement
Hasan menegaskan, artinya ada batas waktu khusus, karena keputusan tersebut sepenuhnya disesuaikan dengan dinamika yang terjadi di lapangan.
"Sesuai kebutuhan saja. Artinya sepanjang masih dibutuhkan nggak ada isu. Kami tentu tetap bisa mengerjakan kegiatan, tapi kehadiran fisik langsung kan juga memudahkan koordinasi, pengambilan keputusan, tidak ada kendala lokasi kalau kita hadir di sini," kata Hasan di Gedung BEI, Jakarta, ditulis Rabu (4/2/2026).
Adapun berkantornya sejumlah petinggi OJK tersebut untuk memastikan stabilitas pasar tetap terjaga di tengah kondisi yang dinamis. Langkah ini dilakukan hingga proses negosiasi dengan penyedia indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) mencapai tahap yang dibutuhkan.
"Saya dan Bu Kiki masih berkantor di bursa, sesuai komitmen kami sama-sama dengan teman-teman di bursa, di KPEI, di KSEI, dan tentu pelaku industri kita akan jagain pasar kita di saat-saat yang tidak mudah ini," jelasnya.
Â
Koordinasi Intensif Dipercepat Lewat Kehadiran Fisik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958686/original/030324900_1727872149-20241002-Harga_Saham-ANG_4.jpg)
Hasan menilai kehadiran fisik menjadi faktor penting, terutama saat pasar menghadapi tekanan dan membutuhkan respons cepat. Menurutnya, koordinasi langsung memungkinkan rantai pengambilan keputusan berjalan tanpa sekat dan lebih efektif.
Oleh karena itu, OJK memutuskan hadir bersama seluruh pengurus, termasuk komisaris dan direksi self-regulatory organization (SRO).Meski demikian, Hasan membuka kemungkinan OJK kembali berkantor di lokasi masing-masing jika kondisi pasar sudah lebih normal.
"Nah, kemarin tentu sangat dibutuhkan karena itu terjadi dinamika yang ada tentu harus direspon dengan rantai pengambilan keputusan dan koordinasi yang tanpa batas, tanpa sekat, harus cepat. Itulah kenapa kami memutuskan hadir secara fisik," ungkap Hasan.
Â
Advertisement
Negosiasi MSCI Jadi Momentum Standar Baru Pasar Modal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3103081/original/031459600_1586948198-20200415-Pergerakan-IHSG-Turun-Tajam-1.jpg)
Terkait negosiasi dengan MSCI, Hasan menegaskan bahwa keberadaan OJK di BEI lebih ditentukan oleh kondisi pasar ketimbang tenggat waktu proses tersebut. Pasalnya, pembahasan dengan MSCI bersifat jangka panjang dan membutuhkan solusi yang permanen.
OJK menargetkan percepatan proses ini seiring mendekatnya fase evaluasi indeks MSCI berikutnya. Evaluasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Mei dan hasilnya diharapkan dapat berlaku pada Juni mendatang.
"lebih ke kondisi pasar. Kalau MSCI kan panjang prosesnya karena kan itu bukan komitmen sesaat, harus kita hadirkan solusi permanen yang nanti ke depannya akan terus menjadi standar pelaksanaan mekanisme pengungkapan keterbukaan informasi dan transparansi, terutama dari aspek kepemilikan saham-saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1556410/original/099601400_1491299461-ISHG5.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/7029/original/065415200_1744906934-1000023100.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1541481/original/029951000_1489915850-2022-World-Cup-006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583299/original/047451600_1782545178-AP26178061252747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8526854/original/004442800_1782457565-Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8581680/original/086573300_1782542126-AP26178050808259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578725/original/075292300_1782537284-063_2283517529.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216040/original/006512100_1526473915-20180516-IHSG-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1505536/original/011475000_1486967390-Pembukaan-Saham3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4195384/original/025249000_1666079493-34_-_Wall_Street.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8529944/original/057739200_1782462004-JRC-Bus-tampak-depan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2558118/original/048866200_1545998697-20181228-Terompet-Penutupan-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4687478/original/085586300_1702629328-clinic_and_multi_purpose.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3008991/original/022280300_1577703437-20191230-Akhir-2019_-IHSG-Ditutup-Melemah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)