Saham BBCA Melemah Hari Ini, Saatnya Beli?

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

Diterbitkan 27 Januari 2026, 20:08 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Menanggapi pergerakan tersebut, Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Hendra Lembong menyampaikan bahwa fluktuasi harga saham merupakan hal yang wajar, terutama mengingat struktur kepemilikan saham BBCA yang didominasi oleh investor asing.

"Pemegang saham BCA, sekarang ini 70 sampai 80 persen itu dimiliki oleh investor asing. Nah, yang di dalam kontrol kita, manajemen BCA adalah memastikan tentu performance kita bisa sebaik-baiknya, terjaga sebaik-baiknya. Tapi kalau harga saham memang normal kalau saham itu naik turun. Karena 70 sampai 80 persen itu investor asing," kata Hendra dalam Konferensi Pers Paparan Kinerja FY 2025 PT Bank Central Asia (BBCA), Selasa (27/1/2026).

Menurut Hendra, sekitar 70 hingga 80 persen saham BBCA saat ini dimiliki oleh investor asing. Kondisi tersebut membuat pergerakan saham perseroan sangat dipengaruhi oleh dinamika global serta sentimen investor internasional terhadap pasar keuangan dan perekonomian Indonesia.

"Ini memang tergantung situasi di global dan situasi investor juga," ujarnya.

Terkait prospek saham BBCA ke depan, Hendra Lembong menilai bahwa arah pergerakan harga saham tidak dapat dilepaskan dari persepsi investor asing terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Dengan porsi free float yang besar di tangan investor global, sentimen eksternal menjadi faktor penentu utama.

 

Saat Tepat Beli Saham BBCA?

Ia menyebutkan bahwa pertanyaan mengenai apakah saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membeli saham BBCA bukanlah hal yang mudah untuk dijawab.

Keputusan tersebut sangat bergantung pada pandangan masing-masing investor, khususnya investor asing, terhadap prospek ekonomi nasional dan stabilitas global.

"Jadi, memang pertanyaannya ini agak sulit untuk dijawab apakah ini saatnya beli atau tidak. Karena ini tergantung bagaimana para investor asing melihat prospek ekonomi Indonesia ke depannya," jelasnya.

Adapun, pada perdagangan sesi I saham BBCA ditutup turun 1,63% ke level Rp 7.525. Kemudian di sesi II saham BBCA masih merah 1,96% ke level 7.500.

  • liputan6
    Bank Central Asia Asia atau BCA merupakan salah satu bank di Indonesia yang dimiliki perusahaan produsen rokok terbesar keempat, Djarum.
    BCA
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
    Investasi
  • BBCA
  • Harga Saham