Liputan6.com, Jakarta - Saham emiten tekstil PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan saham hari ini, Senin (19/1/2026). Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ZATA melesat 33,33% atau naik 27 poin ke level Rp 108 per saham hingga pukul 11.15 WIB. Kenaikan tajam ini membawa ZATA menyentuh batas atas pergerakan harga (auto reject atas/ARA).
Sejak pembukaan perdagangan, ZATA langsung bergerak agresif. Saham ini dibuka di level Rp 85, kemudian melesat cepat dan sempat menyentuh harga tertinggi harian di Rp 108.
Sepanjang sesi pagi, pergerakan ZATA cenderung bertahan di zona hijau dengan rentang harga Rp 85–Rp 108, jauh di atas penutupan sebelumnya di Rp 81 per saham. Lonjakan harga tersebut membuat kapitalisasi pasar ZATA kini mencapai sekitar Rp 917,57 miliar. Meski demikian, rasio price to earnings (P/E) ZATA tercatat sangat tinggi di kisaran 511 kali.
Advertisement
Pada penutupan perdagangan sesi pertama, harga saham ZATA meroket 34,57% menjadi Rp 109 per saham. Harga saham ZATA dibuka naik empat poin ke posisi Rp 85 per saham. Saham ZATA berada di level tertinggi Rp 109 dan terendah Rp 85 per saham. Total frekuensi perdaganagn 94.159 kali dengan volume perdagangan 21.489.080 saham. Nilai transaksi Rp 217 miliar. Kapitalisasi pasar menjadi Rp 926,06 miliar.
Berdasarkan data google finance, harga saham ZATA naik 75,81% selama lima hari terakhir. Sepanjang 2025, harga saham ZATA meroket 1.111%.
Dari sisi kinerja keuangan, dalam laporan keuangan kuartal III 2025, ZATA membukukan pendapatan sebesar Rp 32,73 miliar atau tumbuh 14,81% secara tahunan (year on year/yoy).
Capaian tersebut turut menjadi salah satu sentimen positif yang menopang pergerakan saham perseroan. ZATA dikenal sebagai emiten tekstil yang dimiliki oleh pengusaha asal Subang yang kerap dijuluki “crazy rich Subang”, yakni Asep Sulaeman Sabanda.
Pembukaan IHSG pada 19 Januari 2026
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bervariasi pada perdagangan saham Senin, (19/1/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang melemah dan nilai tukar rupuah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tertekan.
Mengutip data RTI, IHSG hari ini dibuka naik 23,3 poin ke posisi 9.098,7. Pada pukul 09.32 WIB, IHSG melemah 0,27% ke posisi 9.050. Indeks saham LQ45 terpangkas 0,29% ke posisi 887. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.
Analis Pasar Modal sekaligus Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, menilai ruang penguatan IHSG tetap terbuka dengan dukungan teknikal dan sentimen domestik.
Pada perdagangan pagi ini, mayoritas bursa Asia dibuka melemah. Indeks Nikkei 225 tercatat turun 0,32 persen, sementara HangSeng melemah 0,29 persen.
"Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas melemah. Seperti Indeks Nikkei 225 melemah -0,32 persen dan Indeks Hangseng melemah -0,29 persen," kata Reza dalam keterangannya.
Advertisement
Prediksi IHSG
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2558118/original/048866200_1545998697-20181228-Terompet-Penutupan-IHSG-5.jpg)
Meski demikian, ia memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang support 9.007 dan resistance 9.125 dengan kecenderungan menguat. Proyeksi ini didorong oleh kondisi teknikal yang relatif terjaga serta minat beli yang masih terlihat di pasar domestik. "Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 9.007 dan resistance pada level 9.125 dengan kecenderungan menguat," ujarnya.
Pada perdagangan saham Senin pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 9.109,03 dan level terendah 9.025,99. Sebanyak 333 saham melemah sehingga bebani IHSG. 258 saham menguat dan 135 saham diam di tempat.
Total frekuensi perdagangan saham 1.102.153 kali dengan volume perdagangan saham 16,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.909.
Sektor Saham
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216036/original/093247000_1526473912-20180516-IHSG-2.jpg)
Mayoritas sektor saham memerah. Sektor saham energi turun 0,55%, sektor saham basic susut 1,19%, sektor saham kesehatan terpangkas 1,29%. Lalu sekotr saham keuangan turun 0,14%, sektor saham teknologi melemah 1,15%, sektor saham infrastruktur tergelincir 0,62%, dan sektor saham transportasi melemah 1%.
Selain itu, sektor saham industri menguat 1,37%, sektor saham consumer nonsiklikal bertambah 0,14%, sektor saham siklikal mendaki 0,48% dan sektor saham properti meroket 0,47%.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488956/original/064020100_1769771942-pppk_bgn_-_klaim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497973/original/089166700_1770695732-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-10T105228.255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550896/original/089873500_1775711382-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-09T120454.556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5411187/original/066520500_1763004762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-13T103028.882.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146517/original/073532100_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-5.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292116/original/017292800_1783585765-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294050/original/092768700_1783778017-AP26170519899759.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535733/original/082596800_1774102967-BTS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260364/original/000638100_1781588460-spanyol_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293528/original/019700700_1783732096-spa11.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261548/original/054938700_1781743858-ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264044/original/048184800_1782061399-063_2282635876.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8338665/original/048602300_1782210505-Stale_Solbakken.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288624/original/094450800_1783327932-000_B9C996W.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293466/original/077963300_1783718956-063_2285564351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267162/original/045706800_1602658744-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267160/original/026445700_1602658743-20201014-IHSG-Dibuka-di-Zona-Merah-angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5390136/original/019934000_1761231981-AP25286531544387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4167829/original/035313400_1663848231-22_september_2022-4.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4216934/original/094233100_1667793288-Wall-Street-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112074/original/097506200_1659528504-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)