IHSG Ngebut Pagi Ini 23 Oktober 2025, Sektor Properti Melesat 3,49%

Pada perdagangan awal hari ini 23 Oktober 2025, IHSG berada di level tertinggi 8.225,95 dan level terendah 8.179,61. Sebanyak 314 saham menguat sehingga mendorong IHSG.

Diterbitkan 23 Oktober 2025, 09:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif pada perdagangan Kamis ini. Seluruh sektor menghijau dengan kenaikan tertinggi sektor properti.

Pada hari ini, Kamis (23/10/2025), indeks saham IHSG dibuka naik ke posisi 8.179,88 dari penutupan sebelumnya di angka 8.152.55.

Pada pukul 09.10 WIB, IHSG masih menghijau dengan naik 63 poin atau 0,80 persen ke level 8.218,80. Untuk indeks acuan LQ45 juga naik 0,87 persen ke posisi 813,24.

Pada perdagangan awal hari ini, IHSG berada di level tertinggi 8.225,95 dan level terendah 8.179,61. Sebanyak 314 saham menguat sehingga mendorong IHSG. Sedangkan 188 saham melemah dan 158 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 226.790 kali dengan volume perdagangan 2,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 1,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.580.

Seluruh sektor saham berada di zona hijau. Sektor saham properti membukukan kenaikan tertinggi sebesar 3,49 persen dan disusul sektor teknologi dengan naik 1,62 persen.

 

Prediksi IHSG Hari Ini 23 Oktober 2025

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis, (23/10/2025).

IHSG ditutup turun 1,04% disertai dengan aksi beli saham oleh investor asing Rp 170 miliar pada perdagangan Rabu, 22 Oktober 2025. Saham yang paling banyak dibeli asing antara lain BBCA, ASII, AMRT, IMPC dan UNTR.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG hari ini berpotensi kembali menguat. IHSG akan berada di level support 8.050-8.100 dan level resistance 8.250-8.300 pada perdagangan Kamis pekan ini.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, best case pada label merah, di mana IHSG saat ini berada di awal wave [iii] dari wave 5, sehingga IHSG akan menguji 8.228-8.365.

“Namun, waspadai akan penguatan terbatas dari IHSG dan menimbulkan koreksi ke area 8.033-8.120,” ujar Herditya dalam catatannya.

 

Rekomendasi Saham

Herditya mengatakan, IHSG akan berada di level support 8.107,8.022 dan level resistance 8.250,8.288.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Surya Internusa Semesta Tbk (SSIA), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA).

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Pembukaan IHSG