IHSG Dibuka Menguat, Saham EMAS Melonjak di Hari Perdana Perdagangan

IHSG dibuka di angka 8.066,25, naik dari penutupan hari sebelumnya di 8.040,03. Pada pukul 09.15 WIB, IHSG tercatat naik 0,25% atau 22,18 poin, berada di level 8.062,90.

Diperbarui 23 September 2025, 09:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Selasa (23/9/2025) dengan tren positif. Sebanyak 224 saham menguat, termasuk saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) yang melantai di bursa hari ini.

Menurut data RTI, IHSG dibuka di angka 8.066,25, naik dari penutupan hari sebelumnya di 8.040,03. Pada pukul 09.15 WIB, IHSG tercatat naik 0,25% atau 22,18 poin, berada di level 8.062,90.

Meskipun IHSG menguat, Indeks saham LQ45 justru mengalami tekanan dengan penurunan 0,10% ke posisi 803,18. Sepanjang awal sesi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 8.076,98 dan terendah di 8.052,44.

Total ada 224 saham yang menguat, 267 saham melemah, dan 185 saham stagnan. Frekuensi perdagangan mencapai 377.655 kali dengan volume 8 miliar saham, serta nilai transaksi harian sebesar Rp 6 triliun. Sementara itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran Rp 16.592.

Dari 11 sektor saham, tujuh di antaranya mencatat kenaikan. Sektor non-cyclical memimpin penguatan dengan kenaikan 1,60%, diikuti oleh sektor properti yang naik 1,02%. Di sisi lain, sektor keuangan, kesehatan, dan transportasi berada di zona merah.

Di tengah optimisme pasar, saham EMAS menjadi sorotan utama. Perusahaan yang menjadi emiten ke-23 di BEI pada 2025 ini langsung melonjak 25% ke level Rp 3.600, atau naik 720 poin dari harga IPO-nya di Rp 2.880 per saham.

IHSG Hari Ini 23 September 2025 Diprediksi Menguat

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat secara teknikal pada perdagangan Selasa (23/9/2025). IHSG hari ini akan bergerak di posisi 7.950-8.120.

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG melemah 0,14% dan disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing senilai Rp 147 miliar pada perdagangan saham, Senin, 22 September 2025. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing antara lain saham AMMN, BBCA, BBNI, BRMS dan BREN.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menuturkan, IHSG berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan Selasa, 23 September 2025. IHSG akan bergerak di level support 7.950-8.000 dan level resistance 8.080-8.120.

Sementara itu, Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tasrul Tanar menuturkan, momentum bullish kuat, tetapi IHSG masih rentan aksi ambil untung.

 

Rekomendasi Saham

Tasrul Tanar mengatakan, pada perdagangan kemarin, dari sisi volume transaksi harian mencapai 363.587.355, jauh di atas rata-rata 239.034.313 menandakan partisipasi pasar yang solid. Namun, kedekatan harga dengan resistance 8.086-8.128 berpotensi memicu aksi jual.

"Strategi terbaik adalah menunggu koreksi ke area 7.996 -7.947 untuk akumulasi bertahap dengan critical level di 7.947, sementara peluang kenaikan tetap terbuka menuju 8.150 – 8.200 jika resistance berhasil ditembus,” kata dia.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Wir Asia Tbk (WIRG), PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). 

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    IPO adalah singkatan dari Initial Public Offering.
    IPO
  • liputan6
    Emas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol Au (bahasa Latin: 'aurum') dan nomor atom 79.
    emas
  • Pembukaan IHSG