Milokevin Wendiady Ditunjuk Jadi Direktur Venteny

Perusahaan teknologi yang fokus pada pemberdayaan UMKM dan peningkatan kesejahteraan karyawan, PT Venteny Fortuna International Tbk, mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang 2024.

Diterbitkan 29 Juni 2025, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemegang saham PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY), perusahaan teknologi yang fokus pada pemberdayaan UMKM, menyetujui Laporan Tahunan 2024 dan perubahan susunan pengurus pada rapat umum yang berlangsung di bulan Juni 2025.

Pemegang saham Venteny secara resmi mengangkat:

  • Milokevin Wendiady sebagai Direktur baru, untuk memperkuat operasional bisnis holding.
  • Katsuya Kitano sebagai Komisaris Utama, menggantikan posisi sebelumnya sebagai Komisaris.

Founder dan Group CEO Venteny Jun Waide menjelaskan, 2024 adalah tahun yang penting bagi Venteny. Di tengah tantangan ekonomi global, perusahaan tetap fokus pada misi utama yaitu menjadi mitra pertumbuhan UMKM dan karyawan di Indonesia.

"Dengan telah terselenggaranya RUPST, RUPSLB dan Public Expose, hasil ini adalah cerminan dari kepercayaan mitra, pengguna, pemegang saham dan masyarakat Indonesia terhadap perseroan dan kami berkomitmen, di tahun 2025 Venteny akan semakin agresif di market Indonesia" ujar dia dalam keterangan tertulis, minggu (29/6/2025).

Perusahaan teknologi yang fokus pada pemberdayaan UMKM dan peningkatan kesejahteraan karyawan, mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang 2024.

Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 303,54 miliar dari tahun sebelumnya yakni Rp 181,97 miliar atau tumbuh sebesar 66,81%. Pencapaian ini menjadi bukti nyata atas strategi bisnis berkelanjutan perseroan serta kontribusi aktif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih Venteny tumbuh dengan baik dan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 8,68 miliar.

 

Kinerja 2025

Memasuki 2025, Venteny akan memperkuat fondasi dan kolaborasi strategis dengan mitra rekanan baik dari sisi keuangan seperti perbankan, asosiasi lintas industri, hingga pemerintahan. Di tengah kondisi makro ekonomi saat ini, Venteny tetap berkomitmen untuk tumbuh dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 81,28 miliar dan laba bersih sebesar Rp 5,23 miliar, yang merupakan peningkatan sebesar 105,15% dan 62,34% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pasar menunjukkan tren positif terhadap solusi finansial berbasis digital, terutama di sektor produktif dan padat karya. Venteny berhasil menangkap peluang ini dengan menyediakan akses pembiayaan dan manfaat kesejahteraan yang relevan bagi karyawan mitra korporat.

Venteny juga terus menjalin kemitraan strategis dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta untuk memperluas jangkauan akses pembiayaan UMKM serta memperkuat kolaborasi dalam program-program peningkatan produktivitas tenaga kerja.

 

Bangga Buatan Indonesia

Kinerja dan arah strategis Venteny selaras dengan berbagai program pemerintah, seperti Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), digitalisasi UMKM, serta upaya memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan sejahtera. Dengan menyediakan pembiayaan produktif berbasis teknologi dan solusi digital untuk kesejahteraan karyawan, Venteny turut mendorong transformasi ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

“Venteny akan terus mendukung visi pemerintah dalam menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh serta meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia melalui pendekatan teknologi dan kolaborasi lintas sektor serta kami akan terus menghadirkan produk-produk unggulan baru,” tutup Jun.