Sukses

Dukung PSN, Anak Usaha SMGR Resmikan Pabrik Beton Siap Pakai di Subang

Banyaknya kawasan perindustrian dan pergudangan baru di Subang, menjadi peluang bagi Semen Indonesia untuk turut mengembangkan kawasan industri dan komersil di wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya.

Liputan6.com, Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)  melalui salah satu unit usahanya, PT Solusi Bangun Beton (SBB), meresmikan Ready-mixed Batching Plant Subang. Ini adalah pabrik beton siap pakai atau ready-mixed concrete yang berlokasi di Kawasan Intijaya Subang Industri, Subang.

Pabrik baru ini merupakan upaya perluasan jaringan produk beton siap pakai sekaligus mendukung pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di wilayah Subang dan sekitarnya.

Batching Plant Solusi Bangun Beton Subang dibangun dengan kapasitas volume produksi sebesar 60 meter kubik per jam. Layanan Batching Plant Solusi Bangun Beton Subang bakal meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Majalengka.

Corporate Secretary Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan, banyaknya kawasan perindustrian dan pergudangan baru di Subang, termasuk Kawasan Intijaya Subang Industri yang belum lama ini operasional, menjadi peluang bagi Semen Indonesia untuk turut mengembangkan kawasan industri dan komersil di wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya.

Hal ini juga sejalan dengan kesiapan SMGR dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban, yang menjadi pelabuhan besar bersama dengan Pelabuhan Tanjung Priok dan menjadi bagian dari rantai pasok global.

Jalan Tol Akses ini akan menghubungkan Pelabuhan Patimban yang terkoneksi dengan Jalan Pantura dengan Jalan Tol Trans-Jawa untuk ruas Cikopo-Palimanan (Cipali).

Selain itu, infrastruktur lain seperti Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati hingga Subang Smartpolitan, juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan, serta berkembangnya kota mandiri baru.

“Keunggulan infrastruktur tersebut mampu menjadi peluang bagi pertumbuhan perekonomian termasuk sektor konstruksi sehingga menjadi potential market bagi SIG dan anak usaha untuk memberikan pasokan bahan bangunan bermutu tinggi,” kata Vita Mahreyni.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Kinerja Penjualan

Vita Mahreyni menambahkan, kehadiran Batching Plant Subang ini semakin memperkuat posisi Semen Indonesia dan mengisi pasar beton siap cetak di wilayah Subang dan sekitarnya.

Hingga saat ini, Semen Indonesia telah memiliki 59 batching plant aktif yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan didukung bahan baku berkualitas dan ramah lingkungan, menggunakan teknologi terkini, serta beragam solusi beton jadi inovatif untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang berorientasi keberlanjutan.

“Di tengah kondisi pasar yang semakin kompetitif, Perseroan terus berupaya menciptakan peluang melalui pengembangan diversifikasi produk dan layanan untuk semakin mengokohkan posisi sebagai penyedia solusi bahan bangunan yang berkelanjutan,” jelas Vita Mahreyni.

Sepanjang 2023, Semen Indonesia berhasil mencatatkan peningkatan volume penjualan sebesar 10% menjadi 40,62 juta ton, terutama dari pertumbuhan penjualan pada segmen curah dan ekspor.

Porsi penjualan segmen curah tercatat sekitar 29% dari total volume penjualan domestik yang mencapai 33,109 juta ton pada 2023, di mana sektor beton siap pakai menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan penjualan segmen curah domestik Semen Indonesia.

Solusi Bangun Beton merupakan salah satu unit usaha dari Semen Indonesia yang memproduksi berbagai macam bentuk beton, di antaranya ready-mixed concrete (beton siap pakai) berstandar SNI 2087:2013, produk agregat, mini PakCrete (solusi beton instan), mortar, hingga penyedia jasa aplikasi konstruksi dan heavy equipment (alat berat).

 

3 dari 3 halaman

Konstruksi Hasil Solusi Bangun Beton

Produk beton jadi dan solusi konstruksi bernilai tambah dari Solusi Bangun Beton, telah berkontribusi dalam pembangunan kawasan komersial dan infrastruktur di Indonesia, antara lain:

  1. Komplek Thamrin Nine dengan Autograph Tower yang merupakan gedung tertinggi di Indonesia saat ini,
  2. Komplek Pondok Indah Mall (PIM);
  3. Pondok Indah Residence dan Hotel;
  4. Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu);
  5. Bandara Dhoho Kediri;
  6. Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang;
  7. Jalan Tol Solo-Ngawi, Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar;
  8. Jakarta International Stadium (JIS);
  9. Revitalisasi Gelora Bung Karno (GBK);
  10. Pabrik Asahimas Flatglass Cikampek; serta
  11. Revitalisasi jalur pejalan kaki di beberapa kawasan di DKI Jakarta seperti Fatmawati, Lapangan Banteng, Senayan, Sisingamaraja dan Wahid Hasyim.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.