Sukses

Melihat Potensi Aset Kripto di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Investor aset kripto berkembang pesat diikuti dengan platform perdagangan kripto. Ini ditunjukkan dari kenaikan volume perdagangan per hari di di Tokocrypto, platform pedagang aset kripto.

Pada 2019-2020, volume harian hanya sekitar USD 2 juta, sementara pada 2020-2021 tercatat USD 10 juta per hari.

VP of Marketing Tokocrypto Adytia Raflein menuturkan, pasar kripto kian matang dengan 13 pedagang kripto. Jumlah ini diprediksi meningkat seiring bertambahnya variasi produk kripto. Salah satunya, momen yang paling ditunggu pada 2022 adalah pemberian lisensi kepada pedagang kripto dari regulator.

"Pertumbuhan ekosistem kripto diharapkan mampu berdampak pada perekonomian Indonesia. Gejolak kripto tidak terlepas dari pertumbuhan investor melonjak tajam. Supaya benefit yang diperoleh maksimal maka ekositem kripto pun perlu sokongan dari pemerintah,” ujar Raflein dalam acara webinar yang diselenggarakan oleh AFTECH pada ditulis Kamis (25/11/2021).

Menurut Raflein, industri kripto membutuhkan sokongan dari pemerintah dalam hal regulasi. Peraturan yang nantinya diluncurkan berisi harus menopang perkembangan aset kripto di tanah air.

Meskipun begitu, dia berpendapat Indonesia beruntung memiliki regulator yang aktif dan tanggap. Pemegang kebijakan terkait bagaimana cara mensosialisasikan kripto ke masyarakat sekaligus membuat peraturan.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Potensi Kripto

Kripto adalah aset investasi baru. Banyak investor di Indonesia yang tertarik terhadap aset kripto. Sayangnya belum ada wadah yang memberikan informasi yang komperhensif terkait kripto.

Aset kripto pada umumnya tidak memiliki nilai fundamental termasuk dogecoin. Meskipun demikian ada pula yang kuat fundamental antara lain TKO, ether, poligon dan lain-lain.

Di Tokocrypto, TKO menjadi primadona yang diburu investor. Ketika baru diluncurkan TKO hanya senilai USD 0,1 dan naik ke angka USD 3,5. Menurut pengakuan Raflein, keuntungan yang diperoleh dari lonjakan harga TKO ini ada investor yang bisa membantu orangtuanya, membayar cicilan rumah hingga membuka warung. Jelas aset kripto nampaknya sangat berpotensi sebagai opsi diversifikasi investasi di masa depan.

 

Reporter: Ayesha Puri