Sukses

Metrodata Electronics Akan Stock Split dengan Rasio 1:5

Liputan6.com, Jakarta - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) akan memecah nilai nominal saham atau stock split. Langkah stock split ini dilakukan untuk meningkatkan likudiitas perdagangan saham perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/11/2021), PT Metrodata Electronics Tbk akan stock split dengan rasio 1:5.

Dengan demikian, nilai nominal saham sebelum stock split dari Rp 50 menjadi Rp 10. Jumlah saham setelah stock split akan menjadi 12.276.884.585 lembar saham dari sebelumnya 2.455.376.917.

“Stock split ini bertujuan meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI),” tulis perseroan.

Selain itu, stock split ini juga akan membuat harga saham perseroan menjadi lebih terjangkau bagi investor terutama investor ritel yang meningkat tajam selama masa pandemi COVID-19 di pasar modal Indonesia. Perseroan berharap stock split ini juga akan meningkatkan jumlah pemegang saham perseroan.

Untuk menggelar aksi korporasi ini, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 16 Desember 2021.

Jadwal rencana stock split:

-Pemanggilan RUPSLB dan keterbukaan informasi pada 24 November 2021

-RUPSLB pada 16 Desember 2021

-Pengajuan permohonan pencatatan saham pada 28 Desember 2021

-Jadwal perdagangan saham dengan nominal baru di bursa akan diumumkan sesuai ketentuan berlaku yang diperkirakan Januari 2022.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Gerak Saham MTDL

Pada penutupan perdagangan Selasa, 23 November 2021, saham MTDL naik 1,95 persen ke posisi Rp 3.660 per saham.

Saham MTDL berada di level tertinggi Rp 3.690 dan terendah Rp 3.590 per saham. Total volume perdagangan 3.550.128. Nilai transaksi Rp 13 miliar. Total frekuensi perdagangan 1.485 kali.