Sukses

Sarana Meditama Bakal Akuisisi Saham RS EMC Senilai Rp 1,35 Triliun

Liputan6.com, Jakarta - PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), pengelola rumah sakit Omni akan mengambilalih seluruh saham dalam PT Elang Medika Corpora (EMC) yang dimiliki PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).

Mengutip keterbukaan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (7/5/2021), nilai transaksi pengambilalihan saham EMC tersebut senilai Rp 1,35 triliun. Jumlah saham EMC yang akan diambilalih oleh perseroan sebanyak 1.245.899 lembar saham atau 99,99 persen dari modal ditempatkan dan disetor pada EMC sengan nilai nominal Rp 1.000.000.

Dengan demikian, jika dibagi dengan jumlah saham yang akan dibeli oleh perseroan, harga pembelian per saham EMC sebesar Rp 1.075.784.

"Pembayaran atas pengalihan tersebut akan dilakukan secara tunai oleh perseroan dari hasil yang diterima oleh perseroan berdasarkan penambahan modal perseroan dengan HMETD," demikian mengutip dari keterbukaan informasi BEI.

Untuk melakukan aksi korporasi ini, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 Mei 2021.

Perseroan menyatakan, aksi korporasi ini dilakukan seiring EMC merupakan sebuah perseroan yang secara tidak langsung memiliki usaha rumah sakit dengan EMC merupakan induk perusahaan dan pemegang saham dari Rumah Sakit EMC Sentul (UNPM) dan Rumah Sakit EMC Tangerang (UTPM).

Mengingat perseroan dan EMC memiliki kegiatan usaha yang sejenis yaitu bidang pelayanan kesehatan dengan membangun dan mengelola rumah sakit sehingga perseroan memandang transaksi sejalan dengan tujuan perseroan dan EMC untuk menciptakan suatu perusahaan pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar perseroan.

2 dari 3 halaman

Manfaat Transaksi

Selain itu, transaksi ini menciptakan sinergi perusahaan lebih kuat dan mampu bersaing dengan grup perusahaan rumah sakit lainnya dan mendukung pertumbuhan jangka panjang perseroan.

Perseroan juga mengharapkan ada efisiensi dalam operasional perseroan. Hal itu diharapkan dapat memberikan kontribusi positif atas kinerja keuangan konsolidasian perseroan pada masa yang akan datang sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham perseroan.

Perseroan mengharapkan untuk mendapatkan skala ekonomi lebih baik dengan ada sinergi operasional usaha perseroan yang terdiri atas tiga aspek.

Pertama, integrasi proses pengadaan termasuk pengadaan sumber daya manusia, peralatan kesehatan, dan bahan medis terkait lainnya.

Kedua, penyatuan operasional penyediaan layanan kesehatan yang terintegrasi dan saling melengkapi bagi pasien dan para pengguna layanan Perseroan lainnya. Ketiga, optimalisasi pemasaran perusahaan dengan jaringan nasabah/pasien yang terkonsolidasi.

Selain, alasan dilakukannya transaksi ini agar perseroan dapat mengembangkan usahanya di bidang rumah sakit. Tak hanya itu tetapi juga memberikan manfaat baik kepada pemegang saham dan masyarakat.

"Peningkatan profitabilitas perseroan merupakan salah satu alasan utama rencana akuisisi EMC. Melalui transaksi, perseroan akan dapat mewujudkan efisiensi skala ekonomi terutama struktur biaya harga pokok penjualan serta biaya operasional,” demikian mengutip keterbukaan informasi BEI.

Selebihnya perseroan akan mensinergikan layanan spesialis di masing-masing rumah sakit untuk saling melengkapi dan menguatkan sesuai pangsa pasar masing-masing rumah sakit.

Manfaat yang diharapkan akan diperoleh perseroan antara lain mengembangkan usaha dan merealisasikan visi perseroan untuk memberikan layanan kesehatan yang terbaik sesuai kebutuhan setiap pasien dengan lebih efisien sehingga memaksimalkan peluang ekspansi.

Selanjutnya memperkuat struktur permodalan perseroan sehingga diharapkan dapat menyediakan layanan-layanan kesehatan yang unggul dan bertaraf internasional. Lalu meningkatkan profitabilitas perseroan dan meningkatkan daya tarik nilai investasi perseroan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini